// <![CDATA[DAMPAK PENUTUPAN PERLINTASAN SEBIDANG TERHADAP LALU LINTAS PADA RUAS JALAN SLAMET RIYADI DI KOTA CIREBON]]> 0418066502 - Dr. Sadar Yuni Rahardjo, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 RENO SEPTY SETIAWAN PERMADI / 24-2014-122 Dosen Pembimbing 1
Transportasi jalan dan kereta api merupakan moda transportasi darat yang sangat dibutuhkan oleh pengguna jasa, karena kedua moda transportasi tersebut berperan pentin g dalam mendukung aktivitas masyarakat, baik sebagai angkutan penumpang maupun barang. Pertemuan antara dua jenis prasarana transportasi seperti jalan raya dengan jalan rel pada satu bidang, yaitu di atas tanah disebut dengan perlintasan sebidang. Perlintasan di Jl. Slamet Riyadi memberikan dampak permasalahan terhadap tundaan, panjang antrian,kecepatan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak penutupan perlintasan sebidang di Jl. Slamet Riyadi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian deskriptif kuantitatif adalah suatu jenis penelitian yang bertujuan menggambarkan atau melakukan deskripsi angka-angka yang telah diolah sesuai standarisasi tertentu. Penutupan perlintasan sebidang ini telah memberikan dampak terhadap volume lalu lintas yang melintas di Jl. Slamet Riyadi dengan persentase kendaraan yang terkena dampak mencapai 19-47 %. Dampak terhadap kecepatan rata-rata kendaraan dilihat dari pengurangan kecepatan kendaraan yang terjadi akibat penutupan perlintasan sebidang dengan penurunan 26 km/jam. Dampak terhadap tundaan, dampak terbesar terjadi pada pergerakan arus lalu lintas menuju ke arah timur dengan tundaan 200 detik. Dampak terhadap panjang antrian dilihat berdasarkan antrian terpanjang yang terjadi pada siang hari waktu weekday dengan panjang mencapai 135 m, panjang antrian ini mencapai perempatan lampu merah sehingga arus lalu lintas di Jl. Pilang Raya-Jl. Pancuran terganggu