AKTIVITAS DAN INTERAKSI PENGGUNA RUANG JALUR PEJALAN KAKI SOLO CITY WALK
Ruang publik berperan sebagai tempat bertemu, pusat interaksi dan komunikasi masyarakat baik formal maupun informal, individu atau kelompok. Sebagai tempat bertemu, berkumpul dan berinteraksi, maka ruang publik tidak terlepas dari aktivitas yang dilakukan oleh individu atau kelompok di dalam ruang publik. Jalur pedestrian Solo City Walk ini dimanfaatkan untuk mewadahi aktivitas publik dan sebagai pusat perekonomian. Jalur Solo City Walk ini menjadi sangat penting karena berada di kawasan perdagangan dan jasa, perkantoran, hotel dan juga tempat wisata budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana pemanfaatan jalur pedestrian di Solo City Walk sebagai ruang public berdasarkan aktivitas yang terjadi, interaksi antar pengguna ruang dan perilaku pengguna ruang dalam memanfaatkan ruang publik di jalur pedestrian Solo City Walk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana pemanfaatan ruang dan fasilitas dengan melihat sebaran aktivitas pengguna ruang, interaksi pengguna ruang dan perilaku menggunakan ruang dan fasilitas. Data diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan. Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah pengunjung dan non pengunjung (PKL, tukang becak, petugas kebersihan, petugas keamanan serta tuna wisma & pemulung). Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap pemanfaatan ruang dan fasilitas dapat terlihat bahwa jalur pedestrian Solo City Walk ini menunjukkan bahwa aktivitas yang terjadi merupakan aktivitas yang aktif dimana pengguna ruang sering melakukan aktivitas di jalur pedestrian Solo City Walk yang membuat pedestrian ini selalu hidup, interaksi yang terjadi juga netral (tidak mengganggu pengguna ruang yang lain) dan mutualisme (saling menguntungkan), pemanfaatan ruang oleh pengguna ruang yang terjadi saat melakukan aktivitas baik sosial maupun fisik dominan untuk menguntungkan diri sendiri. Bentuk pemanfaatan ruang publik yang dilihat berdasarkan sebaran aktivitas pengguna ruang baik social maupun fisik dan interaksi yang terjadi antar pengguna ruang yang terjadi antara pengguna dan lingkungan fisik di jalur pedestrian Solo City Walk maka dapat dikatakan bahwa pedestrian Solo City Walk merupakan ruang publik yang universal dalam pengertian dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat baik kelas atas maupun kelas bawah, dari anak-anak hingga usia lanjut dan pria maupun wanita, tetapi belum bisa dikatakan maksimal.Solo City Walk ini berhasil menjalankan berbagai fungsi sebuah ruang publik dengan baik karena Solo City Walk dapat menghubungkan seseorang dengan kelompok yang lebih besar. Solo City Walk ini juga memiliki nilai sejarah, nilai budaya dan memiliki nilai ekonomi bagi penggunanya. Solo City Walk ini tidak hanya memiliki arti bagi pengguna ruang, Solo City Walk juga memiliki arti yang penting bagi pendukung Kota Surakarta.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).AKTIVITAS DAN INTERAKSI PENGGUNA RUANG JALUR PEJALAN KAKI SOLO CITY WALK ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.AKTIVITAS DAN INTERAKSI PENGGUNA RUANG JALUR PEJALAN KAKI SOLO CITY WALK ().Teknik Planologi:FTSP,2018.Text
MLA Style
.AKTIVITAS DAN INTERAKSI PENGGUNA RUANG JALUR PEJALAN KAKI SOLO CITY WALK ().Teknik Planologi:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.AKTIVITAS DAN INTERAKSI PENGGUNA RUANG JALUR PEJALAN KAKI SOLO CITY WALK ().Teknik Planologi:FTSP,2018.Text