// <![CDATA[IDENTIFIKASI PENGARUH KEBERADAAN WISATA FARMHOUSE LEMBANG TERHADAP PENGHIDUPAN MASYARAKAT DESA GUDANGKAHURIPAN]]> Salahudin, ST., MSi. Dosen Pembimbing 1 MARIA Y.P.M. SEDU / 242013024 Penulis
Penghidupan dalam pengertian yang sederhana diartikan sebagai upaya yang dilakukan untuk memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hal tersebut mendorong munculnya pendekatan baru yang dapat membantu setiap orang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, salah satu pendekatan tersebut adalah pendeketan penghidupan berkelanjutan. Pendekatan penghidupan berkelanjutan dapat dijadikan sebagai pilihan inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Salah satu kegiatan yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah kegiatan pariwisata. Keberadaan suatau daya tarik wisata diharapkan dapat memberi keuntungan bagi masyarakat desa yang ada di sekitar tempat wisata tersebut. Hal ini memungkinkan adanya pengaruh pada kondisi penghidupan masyarakat sekitar baik itu sebelum maupun sesudah adanya daya tarik wisata tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keberadaan Farmhouse Lembang terhadap penghidupan masyarakat Desa Gudangkahuripan. Sasaran yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu : (1) teridentifikasinya kegiatan ikutan yang ada di sekitar Farmhouse Lembang; (2) teridentifikasinya kondisi masyarakat Desa Gudangkahuripan sebelum dan sesudah adanya Farmhouse Lembang berdasarkan 5 (lima) asset penghidupan; (3) teridentifikasinya variabel-variabel yang paling mempengaruhi penghidupan masyarakat Desa Gudangkahuripan sebelum dan sesudah adanya Farmhouse Lembang. Metode analisis data menggunakan pendekatan analisis data kualitatif dan kuantitatif (pendekatan campuran/mixapproach). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang diberikan terhadap penghidupan masyarakat Desa Gudangkahuripan, dibuktikan dengan adanya pengaruh terhadap kegiatan ikutan yang ada di sekitar Farmhouse Lembang terutama yang berhubungan langsung dengan Farmhouse Lembang, adanya perbedaan perubahan 5 (lima) modal penghidupan masyarakat Desa Gudangkahuripan (yang bekerja dan tidak bekerja di Farmhouse Lembang) baik sebelum maupun sesudah adanya Farmhouse Lembang. Variabel yang paling mempengaruhi penghidupan masyarakat adalah modal fisik (harta benda) dan modal finansial (pendapatan) untuk responden yang bekerja di Farmhouse Lembang dan modal manusia (pendidikan) untuk reponden yang tidak bekerja di Farmhouse Lembang. Rekomendasi yang diberikan berupa peningkatan terhadap kelima modal penghidupan masyarakat Desa Gudangkahuripan.