// <![CDATA[IDENTIFIKASI KESESUAIAN LOKASI BANGUNAN APARTEMEN BERDASARKAN RDTR DI JAKARTA SELATAN]]> 0418066502 - Dr. Sadar Yuni Rahardjo, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 DANIA NUR MAULIDA / 282013068 Penulis
Jakarta Selatan mengalami perkembangan pembangunan apartemen yang cukup pesat jika dibandingkan dengan wilayah Jakarta lainnya. Jakarta Selatan menjadi wilayah incaran para pencari properti khususnya apartemen karena kota ini memiliki komposisi yang ideal antara keberadaan tempat tinggal, perkantoran dan area komersial. Semakin meningkatnya permintaan akan hunian vertikal menjadikan masalah yang cukup serius bagi lingkungan jika pemanfaatan ruangnya tidak sesuai dengan kebijakan RDTR. Banyak pemanfaatan ruang yang melenceng dari rencana yang telah diatur khususnya apartemen yang semakin menjamur dan memerlukan lahan yang luas, jika pembangunan ini tidak sesuai dengan peraturan zonasi akan memberikan dampak yang cukup serius untuk masyarakat maupun untuk lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesesuaian lokasi apartemen dan intensitas pemanfaatan ruang berdasarkan RDTR di wilayah Jakarta Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan data dikumpulkan dengan cara survei primer dan sekunder. Survei primer dilakukan dengan observasi langsung ke lapangan untuk melihat fasilitas-fasilitas yang ada di lingkungan sekitar apartemen dan survei sekunder dilakukan dengan cara membaca dan merangkum literature yang didapatkan dari buku, jurnal penelitian dan website terpercaya. Penentuan lingkup apartemen di wilayah Jakarta Selatan dilakukan dengan cara purposive sampling, dari penelitian ini adalah telah ditentukan 14 apartemen yang diteliti. Metode analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis komparatif untuk mengetahui hasil dari kesesuaian apartemen mengenai lokasi dan juga rancangan bangunannya dibandingkan dengan kebijakkan yang telah dirancang oleh pemerintah yaitu RDTR. Hasil dari analisis penelitian diketahui bahwa hasil dari overlay peta yang mempunyai fungsi analisis untuk mengetahui kesesuaian lokasi dengan peta zonasi dapat disimpulkan seluruh apartemen di wilayah Jakarta Selatan yang dibangun pada tahun 2011-2015 sudah sesuai dengan arahan zonasi, selanjutnya yaitu hasil penelitian perbandingan bangunan eksisting apartemen dengan intensitas pemanfaatan terdapat 13 dari 14 apartemen tidak sesuai arahan yang sudah diatur dalam RDTR, sebagian besar bangunan melanggar pada bagian KLB dan ketinggian bangunan