// <![CDATA[PENGARUH KEBERAGAMAN PENGGUNAAN LAHAN DAN INTENSIFIKASI PERMUKIMAN TERHADAP URBAN COMPACTNESS ( Studi Kasus :]]> FAZA GHILMAN / 242014038 Penulis 0402079101 - Mustovia Azahro, ST., MT. Dosen Pembimbing 1
SWK Cibeunying telah direncanakan dalam Rencana Tata Ruang Kota Bandung tahun 2011 untuk diterpakan compact city. SWK Cibeunying memiliki urgensi dalam penerapan compact city karena pelayanan fasilitas yang terpusat di SWK Cibeunying. Langkah awal menerapkan compact city adalah mengidentifikasi terlebih dahulu urban compactness yang menurut para ahli menggunakan keselarasan tingkat kepadatan, penggunaan lahan campuran, keberagaman penggunaan lahan dan intensifikasi permukiman yang tinggi. Sedangkan banyak penelitian yang hanya menggunakan kepadatan dan penggunaan lahan campuran saja. Maka dari itu penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh keberagaman penggunaan lahan dan intensifikasi permukiman terhadap urban compactness di SWK Cibeunying. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan studi literatur dengan jenis data sekunder. Metode analisis yang digunakan analisis indeks entropi, indeks urban compactness, analisis intensification rate, dan regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan keberagaman penggunaan lahan memberi pengaruh berbanding terbalik terhadap urban compactness. Sedangkan Intensifikasi permukiman memberikan pengaruh yang berbanding lurus terhadap urban compactness di SWK Cibeunying.