// <![CDATA[IDENTIFIKASI PEMILIHAN TEMPAT BERBELANJA BERDASARKAN KRITERIA TEMPAT BELANJA DI KOTA SERANG]]> 0402097601 - Enni Lindia Mayona ST., MT Dosen Pembimbing 1 PRAGA GUNTARA / 242014047 Penulis
Pasar merupakan bagian penting dalam aspek penggerak roda perekonomian pada suatu kota. Pasar Tradisional Rau Trade Center merupakan pasar induk yang dijadikan tempat utama dalam melakukan kegiatan jual beli di Kota Serang dan wilayah sekitar. Permasalahan muncul ketika pasar modern hadir, terutama supermarket dan hypermarket yang dianggap oleh berbagai kalangan telah menyudutkan keberadaan pasar tradisional di perkotaan. Hypermarket menjadi ancaman yang nyata bagi pasar tradisional karena menjual barang yang sama dengan pasar tradisional. Hypermarket yang ada di Kota serang antara lain Carrefour, Lotte Mart, Hypermart, dan Giant Ekstra. Perubahan karakteristik masyarakat dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern menjadi salah satu aspek menurunnya pengunjung Pasar Tradisional Rau. Masyarakat saat ini sudah mulai memperhitungkan fasilitas pendukung dibandingkan dengan harga barang. Pasar tradisional yang semakin hari semakin tidak terurus membuat pasar modern menjadi pilihan utama. Oleh karena itu, upaya untuk menjaga kelestarian pasar tradisional dengan cara mengetahui kriteria tempat belanja yang menjadi pertimbangan seseorang dalam menentukan tempat berbelanja Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemilihan tempat berbelanja berdasarkan kriteria tempat belanja. Untuk mencapai tujuan tersebut sasaran yang dilakukan adalah 1) Teridentifikasinya kondisi operasional pasar modern dan pasar tradisional di Kota Serang; 2) Teridentifikasinya hubungan karakteristik masyarakat dengan pemilihan tempat berbelanja di Kota Serang; 3) Teridentifikasinya pemilihan tempat berbelanja berdasarkan kriteria tempat belanja di Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan alat analisis distribusi frekuensi, tabulasi silang, uji chi-square, dan uji U Mann- Whitney. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa; pertama, kondisi operasional Pasar Tradisional Rau sudah memenuhi 50% dari item standar minimal sehingga sistem operasional Pasar Tradisional Rau sudah cukup baik. Kondisi operasional pasar modern sudah sesuai berdasarkan peraturan presiden. Kedua, hanya terdapat satu variabel yaitu status pekerjaan yang memiliki hubungan dengan pemilihan tempat berbelanja. Ketiga, kriteria yang unggul di pasar modern jika dibanding dengan pasar tradisional adalah kenyamanan dan kriteria unggul di pasar tradisional adalah barang dagangan. Upaya untuk mempertahankan keberadaan pasar tradisional adalah dengan meningkatkan kualitas pasar tradisional dengan memenuhi standar operasional yang sudah diatur dalam SNI 8152-2015 tentang pasar rakyat, dan selanjutnya meningkatkan kualitas pasar tradisional sesuai dengan kriteria tempat belanja yang diinginkan masyarakat seperti kenyamanan, fasilitas, promosi, pramuniaga, pelayanan, atmosfer toko, lokasi dan barang dagangan.