// <![CDATA[STUDI KOMPARASI KOMPOSTER BERBASIS MASYARAKAT (STUDI KASUS BANK SAMPAH SAHDU, KABUPATEN BANDUNG BARAT)]]> 0403017701 - Iwan Juwana S.T., M.E.M., Ph.D Dosen Pembimbing 1 Natasya Hasna Afifah / 252014006 Penulis Dr. Ir. Mohamad Satori, M.T., IPU Dosen Pembimbing 2
Sampah organik merupakan jenis sampah yang paling banyak dihasilkan, maka dari itu pengolahan sampah organik dapat dijadikan salah satu upaya yang berpotensi mengurangi timbulan sampah yang masuk ke TPA. Pengolahan sampah organik yang mudah diterapkan di sumber sampah adalah pengomposan menggunakan komposter, saat ini tersedia berbagai jenis komposter. Penelitian ini membandingkan 3 jenis komposter aerob yang tersedia di Bank Sampah Sahdu yaitu bata terawang, drum dan takakura. Penentuan pemanfaatan setiap komposter ditinjau dari kapasitas komposter, kinerja komposter dan kualitas kompos yang dihasilkan. Kapasitas komposter diperoleh dari besaran yang dapat ditampung oleh komposter. Kinerja komposter dilihat dari kemampuan komposter mengolah sampah organik menjadi kompos. Kualitas kompos merupakan hasil uji laboratorium dan pengamatan langsung, parameter yang di uji adalah suhu, rasio C/N, kadar air, pH, seng (Zn) dan tembaga (Cu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas komposter bata terawang, drum dan Takakura dapat menampung sampah per harinya dari 456 sumber, 210 sumber dan 20 sumber. Kinerja komposter bata terawang, drum dan takakura dalam mengolah sampah organik menjadi kompos adalah 53,45%, 48,27% dan 56,01%. Kualitas kompos yang dihasilkan oleh seluruh komposter sudah memenuhi baku mutu, kecuali parameter pH kompos dari hasil komposter drum tidak memenuhi baku mutu. Rekomendasi untuk kebutuhan komposter antara lain modifikasi desain, pengenalan komposter, penempatan lokasi di fasilitas umum untuk komposter komunal dan halaman rumah untuk komposter individual, dan yang terakhir penentuan jumlah komposter di RW 22.