// <![CDATA[EVALUASI DEFORMASI DAN STABILITAS TIMBUNAN BERTIANG DI ATAS TANAH GAMBUT (STUDI KASUS:]]> Benny Moestofa, Ir., MAB. Dosen Pembimbing 1 Gega Sies Arie Wicaksono / 22 2013 211 Penulis
Pembangunan konstruksi jalan di atas tanah gambut memiliki banyak tantangan dan kesulitan. Salah satu solusi umum pada tanah gambut yang memiliki kuat geser rendah adalah menggunakan tiang pancang untuk meningkatkan daya dukungnya. Penelitian ini akan menitikberatkan evaluasi terhadap deformasi dan stabilitas timbunan bertiang menggunakan Plaxis 2D 2017 berbasis metode elemen hingga pada ruas jalan nasional Sijenjang-Simpang Pelabi STA 47+690, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan model Mohr-Coulomb untuk timbunan eksisting dan model elastisitas linier untuk timbunan bertiang. Hasil penelitian dalam tugas akhir ini menunjukan bahwa nilai penurunan yang terjadi sebesar 181,369 cm dengan nilai faktor keamanan sebesar 1,892 untuk timbunan eksisting, sedangkan untuk timbunan bertiang menghasilkan nilai penurunan sebesar 1,226 cm dengan nilai faktor keamanan sebesar 3,613. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan timbunan bertiang di atas tanah gambut untuk konstruksi jalan akan menghasilkan penurunan kurang dari 99% (<99%) dan dapat meningkatkan faktor keamanan sebesar 47% (>47%) dibandingkan timbunan eksisting.