// <![CDATA[STUDI EFEKTIVITAS PENANGGULANGAN LONGSORAN JALAN DI ATAS LEMPUNG SERPIH ANTARA TIMBUNAN RINGAN MORTAR BUSA DENGAN BORED PILE (STUDI KASUS RUAS JALAN KARANGPUCUNG-WANGON STA 55+125)]]> Benny Moestofa, Ir., MAB. Dosen Pembimbing 1 Tania Arniazaki / 22-2014-120 Penulis
Ruas jalan Karangpucung–Wangon terletak di daerah perbukitan dan pegunungan yang menghubungkan daerah Karangpucung dan Wangon, Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Ruas jalan ini memiliki lereng yang curam dan terjal dengan intensitas curah hujan yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan gerakan tanah. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektivitas penanggulangan longsoran di atas lempung serpih dengan membandingkan penggunaan timbunan ringan mortar busa dan struktur bored pile maupun kombinasi keduanya. Analisis perbandingan dilakukan dengan menggunakan PLAXIS 2D 2017 berbasis elemen hingga. Model Mohr-Coulomb digunakan untuk analisis timbunan kondisi eksisting dan model Linear Elasticity digunakan untuk mortar busa dan struktur bored pile. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor keamanan kondisi lereng eksisting 1,043, penggunaan timbunan ringan mortar busa 1,155, penggunaan bored pile 1,478, dan penggunaan timbunan ringan mortar busa dengan bored pile 1,491. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan timbunan ringan mortar busa dengan bored pile dapat meningkatkan faktor keamanan sebesar 30%.