// <![CDATA[ANALISIS KEBUTUHAN PERLENGKAPAN JALAN PADA LOKASI RAWAN KECELAKAAN DI KOTA BANDUNG]]> 0430107201 - Oka Purwanti, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Ershan Ardiansyah Putra / 22 2014 230 Penulis
Keselamatan jalan merupakan salah satu penelitian bidang transportasi yang rumit karena sifat dan akibat kecelakaan. Kecelakaan lalu lintas menimbulkan masalah serius bagi masyarakat berupa biaya medis, biaya ekonomi (kerugian produktivitas), biaya kerusakan properti, serta biaya rasa sakit dan duka cita. Salah satu upaya untuk meningkatkan keselamatan transportasi yaitu dengan penentuan lokasi rawan kecelakaan dan peninjauan perlengkapan jalan pada lokasi rawan kecelakaan. Penentuan titik rawan kecelakaan dilakukan dengan metode pembobotan dengan menggunakan 3 (tiga) parameter yaitu parameter Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK), Batas Kontrol Atas (BKA) dan Upper Control Limit (UCL). Identifikasi lokasi kecelakaan berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung tahun 2017. Data yang dianalisis bersumber dari Kasatlantas Polrestabes Bandung. Peninjauan perlengkapan jalan dilakukan pada ruas jalan yang memiliki nilai AEK terbesar. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa Jalan Soekarno-Hatta memiliki nilai AEK terbesar yaitu 645, sehingga peninjauan perlengkapan jalan dilakukan pada Jalan Soekarno-Hatta.