STUDI MENGENAI PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON MEMADAT MANDIRI (SCC)
Beton memadat mandiri (SCC) adalah beton inovatif yang tidak memerlukan getaran pada saat proses pelaksanaanya. Beton ini diberikan zat tambah berupa superplasticizer pada campurannya agar dapat mengalir. Berdasarkan EFNARC, beton ini harus memenuhi 3 (tiga) kriteria yaitu filling ability, passing ability dan segregation resistance. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui sifat beton segar dan beton keras pada campuran beton SCC dengan ukuran agregat kasar maksimum 10 mm dan 20 mm. Kemudian komposisi campuran juga dibedakan berdasarkan modulus kehalusan gabungan agregat yang seragam dan bervariasi. Kuat tekan target pada campuran beton SCC 27 MPa dan 47 MPa. Perancangan campuran beton SCC untuk penelitian ini menggunakan cara SNI yang dimodifikasi dengan metode Dreux. Kadar superplasticizer yang digunakan untuk semua jenis campuran sebesar 1.5% dari berat semen. Hasil pengujian beton paling SCC menunjukan campuran mempunyai karakteristik yang relatif seragam jika modulus kehalusan agregat campuran mempunyai nilai yang sama.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).STUDI MENGENAI PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON MEMADAT MANDIRI (SCC) ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI MENGENAI PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON MEMADAT MANDIRI (SCC) ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
MLA Style
.STUDI MENGENAI PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON MEMADAT MANDIRI (SCC) ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.STUDI MENGENAI PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON MEMADAT MANDIRI (SCC) ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text