// <![CDATA[SARANA ARGOWISATA HOLTIKULTURA CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG.]]> Ir. Dassa Sudana Dosen Pembimbing 1 0004066201 - Ir. Udjianto MSP Dosen Pembimbing 3 Widji Indahing Tyas, ST., MT Dosen Pembimbing 2 Riva Adrianie / 211997100 Penulis
Pada tahun 2005 telah diprediksikan bahwa devisa utama yang diterima Indonesia berdasar dari sektor pariwisata. Untuk mendukung pencapaian prediksi itu, pemerintah telah menggulirkan kebijakan antara lain memperbanyak daerah tujuan wisata alternatif melalui pengembangan 41 kawasan wasata yang tersebar di 20 propinsi serta menggalakkan dan membina usaha-usaha kepariwisataan. Sektor pertanian mempunyai peranan yang cukup penting dalam perekonomian nasional, terutama perekonomian rakyat. Pada saat sekarang pengembangan agribisnis komoditas unggulan tanaman pangan dan hortikultura mempunyai peluang yang cukup besar dalam hal peningkatan permintaan baik dalam negri maupun ekspor. Sebagai salah satu negara yang kaya akan jenis tanaman pangan dan hortikultura sebaiknya dapat memenuhi hasil pertanian dipasar domestik maupun ekspor. Pengembangan dan pengolahan tanaman hortikultura, perlu melibatkan berbagai pihak-pihak yang terkait. Merupakan suatu hal yang sangat baik jika masyarakat umum mengetahui, mendukung dan terlibat secara tidak langsung dalam menangani hal tersebut. Salah satu cara yang efektif dalam mewujudkannya adalah dengan menjadikan sektor pertanian sebagai potensi sumber daya pengembangan dibidang kepariwisataan. Hal ini dapat diwujudkan melalui sarana wisata agro yang dapat menampung keingintahuan masyarakat mengenai dunia tanaman hortikultura dan bebagai usaha yang menunjang pertanian tersebut. Ciwidey Kabupaten Bandung merupakan suatu kawasan di Jawa Barat yang memiliki peranan yang cukup besar dalam memproduksi tanaman jenis hortikultura selain itu daerah tersebut merupakan kawasan pengembangan kepariwisataan Jawa Barat yang menitikberatkan pada pemanfaatan sumber daya alam dan faktor-faktor penarik lainnya secara terpadu.