PENGARUH DIAMETER DAN JARAK ANTAR KOLOM PADA BREAKWATER TIANG PANCANG TERHADAP KOEFISIEN TRANSMISI GELOMBANG
Wilayah perairan Indonesia merupakan salah satu wilayah perairan yang sering mengalami masalah abrasi. Breakwater tiang pancang dianggap sebagai jenis breakwater baru yang mampu meredam gelombang datang karena memiliki dimensi yang kecil. Breakwater tiang pancang belum diketahui kemampuan mereduksi gelombang dan kemampuan mentransmisikan gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koefisien transmisi dan persentase reduksi dari breakwater ini. Breakwater tiang pancang model fisik dibuat dengan skenario berdasarkan variasi data. Hasil perhitungan zero up crossing pada kondisi tinggi gelombang 15 cm, periode gelombang 2 detik, kedalaman air 60 cm, ⁄ = 0,1, ⁄ = 0,5 dan tiga susunan baris menunjukan bahwa breakwater tiang pancang memiliki persentase reduksi terbesar yaitu 34,6%. Hasil dari pengujian model breakwater tiang pancang yang memiliki koefisien transmisi lebih kecil sangat baik untuk mereduksi gelombang. Kesimpulan penelitian ini yaitu breakwater tiang pancang yang memiliki presentase reduksi terbesar atau nilai koefisien transmisi terkecil paling efektif digunakan sebagai pelindung pantai.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PENGARUH DIAMETER DAN JARAK ANTAR KOLOM PADA BREAKWATER TIANG PANCANG TERHADAP KOEFISIEN TRANSMISI GELOMBANG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH DIAMETER DAN JARAK ANTAR KOLOM PADA BREAKWATER TIANG PANCANG TERHADAP KOEFISIEN TRANSMISI GELOMBANG ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
MLA Style
.PENGARUH DIAMETER DAN JARAK ANTAR KOLOM PADA BREAKWATER TIANG PANCANG TERHADAP KOEFISIEN TRANSMISI GELOMBANG ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.PENGARUH DIAMETER DAN JARAK ANTAR KOLOM PADA BREAKWATER TIANG PANCANG TERHADAP KOEFISIEN TRANSMISI GELOMBANG ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text