// <![CDATA[KINERJA LALU LINTAS BUNDARAN PUSPA IPTEK KOTA BARU PARAHYANGAN, KABUPATEN BANDUNG BARAT]]> 0408087803 - Sofyan Triana S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Dita Nurmelani/22 2014 099 Penulis
Perencanaan simpang berbentuk bundaran merupakan bagian dari perencanaanjalan raya yang sangat penting. Pada bundaran terjadi konflik antara kendaraan yang berbeda kepentingan, asal maupun tujuan. Berkaitan dengan hal tersebut perencanaan bundaran harus direncanakan dengan tepat, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk, misalnya kemacetan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja bundaran Puspa Iptek Kota Baru Parahyangan pada jam sibuk (peak hour) dengan metode Manual Kapasitas Jalan (MKJI 1997). Berdasarkan hasil analisis didapatkan Derajat kejenuhan (DS) pada bagian AB sebesar 0,454, pada bagian BC sebesar 0,436, dan pada bagian CA sebesar 0,549. Tundaan lalu lintas bundaran pada jalinan AB sebesar 2,129 det/smp, jalinan BC sebesar 2,044 det/smp, dan jalinan CA sebesar 2,575 det/smp. Peluang antrian pada bagian AB sebesar 5%-11%, bagian BC sebesar 5%-11%, dan bagian CA sebesar 7%-16%. Nilai DS yang diperoleh dari analisis adalah <0,75 sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja bundaran masih layak dalam melayani arus lalu lintas, dan nilai tundaan dari ketiga bagian jalinan tersebut terhitung baik karena lebih kecil bila dibandingkan dengan tundaan geometrik kendaraan yang tidak terhambat yaitu 4 detik.