// <![CDATA[EVALUASI EFEKTIVITAS BUS SEKOLAH RUTE CIBIRU–ASIA AFRIKA DI KOTA BANDUNG]]> 0424026101 - Elkhasnet Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 Genna Budhiantari/22 2014 029 Penulis
Peningkatan jumlah penduduk berdampak pada pertumbuhan pengguna transportasi. Peningkatan ini tidak diimbangi dengan pertumbuhan jalan sehingga dapat menimbulkan kemacetan dan sarana prasarana transportasi kurang memadai. Kemacetan yang terjadi dapat diminimalisir dengan adanya penggunaan transportasi massal. Pemerintah Kota Bandung meluncur bus sekolah sebagai salah satu upaya dalam menanggulangi kemacetan. Bus sekolah dirancang bagi pelajar secara gratis. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis jumlah penumpang dan perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) bus sekolah yang dilakukan dengan cara langsung survei lapangan. Hasil perhitungan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam sehari bus sekolah hanya mengangkut 35 orang selama dua kali keberangkatan pada jam-jam yang telah ditentukan. Dari perhitungan BOK bus sekolah di Kota Bandung didapatkan BOK total Rp 174.451.454 per tahun, sedangkan jika dihitung perhari maka didapatkan total BOK Rp 726.881 per hari. Jika dibandingkan dengan tarif bus TMB sebesar Rp 3.000, maka untuk menutupi BOK per hari bus sekolah harus mengangkut minimal 243 penumpang per hari. Dapat disimpulkan bus sekolah kurang efektif untuk saat ini.