// <![CDATA[KAJIAN EFEKTIFITAS KAPASITAS PENGALIRAN AIR ANTARA PVD BERBAHAN PLASTIK DENGAN PVD BERBAHAN ALAMI (UJI SKALA PENUH DI LAPANGAN)]]> Benny Moestofa, Ir., MAB. Dosen Pembimbing 1 Reza Pratama Gumilar 22-2014-201 Penulis
PVD dikenal sebagai salah satu teknik perbaikan tanah yang tepat untuk mengatasi masalah timbunan jalan di atas tanah lunak. PVD dapat mempercepat proses disipasi air yang merupakan bagian penting dalam mempercepat waktu proses konsolidasi tanah lunak. Ada 2 (dua) jenis PVD, yaitu alami dan plastik, mengingat bahwa PVD plastik sangat mahal dan sampai saat ini masih impor, maka permintaan PVD alami cenderung meningkat dengan drastis. Penelitian ini akan membandingkan efektifitas kapasitas pengaliran air kedua jenis PVD tersebut melalui hasil pengamatan nilai penurunan instrumentasi geoteknik yang dipasang di lapangan. Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa nilai penurunan PVD berbahan alami dan plastik masing masing sebesar 24 cm dan 14 cm. Simulasi model dengan PLAXIS 2D menunjukkan bahwa nilai penurunan PVD berbahan alami sebesar 21 cm, sedangkan untuk PVD berbahan plastik adalah 13 cm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kapasitas aliran air PVD berbahan alami adalah 61,5 % - 71,42 % lebih besar dari PVD berbahan plastik.