// <![CDATA[IDENTIFIKASI DAERAH PROSPEK PANAS BUMI (GEOTHERMAL) DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PENGINDRAAN JAUH (Studi Kasus:]]> 0420016601 - Hary Nugroho, Ir., M,T. Dosen Pembimbing 1 Mohammad Farhan Fadhilah/23-2013-099 Penulis Sidarto, Ir., M.Si Dosen Pembimbing 2
Pertambahan jumlah penduduk mengakibatkan kebutuhan akan energi semakin meningkat. Saat ini dibutuhkan sumber energi alternatif yang terbarukan dan ramah lingkungan, mengingat terbatasnya sumber energi non-terbarukan. Kepulauan Indonesia terletak di antara tiga lempeng aktif dunia yang menjadikannya sebagai negara dengan energi panas bumi terbesar sekitar 40% potensi panas bumi dunia. Umumnya daerah prospek panas bumi berada pada daerah vulkanik yang dikelilingi oleh vegetasi rapat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui letak daerah prospek panas bumi dengan teknologi pengindraan jauh. Pengindraan jauh dapat digunakan pada tahap awal identifikasi, dan selanjutnya dipelajari dengan geofisika dan geokimia. Metode yang digunakan yaitu dengan menganalisis dari gabungan data suhu kecerahan, kelurusan, struktur geologi, dan manifestasi panas bumi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan daerah prospek panas bumi terletak di kawasan Gunung Papandayan yang mencakup Desa Sirnajaya, Karamatwangi, Cisurupan, Cisero, Cidatar, Sukatani, Cipaganti, dan Sukawargi. Daerah prospek terletak di dataran tinggi dengan suhu kecerahan yang beragam antara 12,8°C - 42,8°C.