// <![CDATA[KETERKAITAN LUASAN SEDIMENTASI DAN KERAPATAN MANGROVE BERBASIS CITRA SATELIT LANDSAT DI PESISIR MUARA SUNGAI CIASEM KABUPATEN SUBANG]]> 0402038204 - Rika Hernawati, S.T M.T Dosen Pembimbing 1 0411127504 - Dr.rer.nat. Dian Noor Handiani, S.Si., M.T. Dosen Pembimbing 2 AMALIA VINA DITA/23-2013-086 Penulis
Muara Sungai Ciasem di Kabupaten Subang mengalami sedimentasi dan mengakibatkan pendangkalan di sekitar wilayah pesisir. Terbatasnya informasi sedimentasi di wilayah ini menjadi latar belakang penelitian, sehingga dapat dilakukan antisipasi terhadap dampak negatif yang ditimbulkan oleh sedimentasi. Penelitian ini memanfaatkan teknologi pengindraan jauh (indraja) untuk menganalisis sedimentasi secara multitemporal. Tujuan penelitian ini adalah mengestimasi luas pertambahan sedimentasi dan keterkaitannya dengan kerapatan mangrove di Pesisir Muara Sungai Ciasem. Estimasi dihitung berdasarkan perubahan garis pantai yang di proses secara tumpang susun (overlay) pada data citra Landsat 1999, 2005, dan 2015. Garis pantai didelineasi secara manual pada masing-masing citra yang sebelumnya dilakukan pemisahan batas darat dan laut dengan metode BILKO. Kerapatan mangrove dihitung berdasarkan indeks vegetasi NDVI (Normallized Difference Vegetation Index). Berdasarkan hasil pengolahan data citra, diketahui terjadi penambahan luas sedimentasi dari tahun 1999 hingga tahun 2015 sebesar 558,39 ha dengan laju sedimentasi 34,89 ha/tahun. Hasil analisis secara deskriptif menunjukkan penurunan kerapatan mangrove dari tahun 1999-2015 berbanding lurus terhadap pertambahan luas sedimentasi (persentase perbandingannya 95,64%). Namun, periode tahun 2005- 2015 pengaruh penurunan kerapatan mangrove kurang mempengaruhi pertambahan luas sedimentasi dan persentase perbandingan rata-rata sekitar 63,1%.