// <![CDATA[PEMANFAATAN CITRA ALOS PALSAR 2 UNTUK KLASIFIKASI DAN IDENTIFIKASI UMUR TANAMAN KELAPA SAWIT (Studi Kasus:]]> 0412017610 - Dr. Soni Darmawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Ir. Ita carolita, M. Sc Dosen Pembimbing 2 Endyana Amin/23-2013-119 Penulis
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji metode klasifikasi terbimbing citra yang paling tepat untuk pemetaan tutupan lahan area perkebunan kelapa sawit, mengetahui model hubungan antara nilai backscatter dengan umur tanaman kelapa sawit, dan membuat peta distribusi spasial umur tanaman kelapa sawit menggunakan citra ALOS PALSAR 2. Daerah studi penelitian yang dikaji terletak di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Metodologi penelitian yang dilakukan terdiri dari pengumpulan data citra ALOS PALSAR 2 dan data umur tanaman kelapa sawit, proses pengolahan meliputi koreksi geometrik, editing data umur tanaman kelapa sawit, penapisan citra, konversi nilai digital number (DN) ke normalize radar cross sections (NRCS), klasifikasi citra dengan metode minimum distance, mahalanobis distance, maximum likelihood, dan support vector machine yang kemudian diuji akurasi, membuat delineasi titik sampel berdasarkan sebaran umur tanaman kelapa sawit, dan membuat analisis hubungan antara nilai backscatter dari polarisasi band HH dan HV dengan pertumbuhan umur tanaman kelapa sawit. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa metode support vector machine (SVM) merupakan metode klasifikasi citra terbimbing yang paling tepat untuk pemetaan tutupan lahan area perkebunan kelapa sawit dengan akurasi keseluruhan sebesar 85,21 % dan koefisien kappa 0,6763. Hubungan nilai backscatter dengan umur tanam kelapa sawit untuk polarisasi band HH paling baik adalah dari hasil penapisan lee filter dengan koefisien determinasi (R2) 0,6501 yang menghasilkan persamaan y = 0.5234ln(x) - 15.939, sedangkan untuk polarisasi band HV yang paling baik adalah citra hasil penapisan frost filter dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.6491 dengan persamaan y = 0.8544ln(x) - 20.096. Berdasarkan persamaan model regresi tersebut, maka dapat diperoleh peta distribusi umur tanam kelapa sawit di daerah studi penelitian dengan interval kelas yang dominan 10 hingga 15 tahun dengan persentase 41,946 % untuk polarisasi band HH, sedangkan untuk polarisasi band HV interval kelas yang dominan 5 hingga 10 tahun dengan persentase 62,363 %.