<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="103">
<titleInfo>
<title><![CDATA[SEKOLAH TINGGI SINEMATOGRAFI DI JAKARTA.]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LOEKY SANDRIE / 21.1997.107</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ERWIN JUNIAR,ST</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Shirley Wahadamaputera</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Juarni Anita, M.Eng</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Arsitektur]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FAD]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2002]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>permasalahan yang timbul adalah tuntutan masyarakat yang semakin kritis akan sajian film yang lebih bermutu “Sinema kita seharusnya tidak mengabaikan persoalan estetika karena sinema itu sebuah produk
budaya bukan komoditi semata”kata Teguh Karya pada MovieLand, sehingga pesan, kesan, perasaan, ide yang ingin disampaikan sesuai dengan bentuk komunikasinya. Dengan melihat proyeksi masa depan dan tumbuhnya stasiun-stasiun Televisi swasta baru (TransTV, GLOBALTV, MetroTV,LaTIVI dll) maka tuntutan akan tenaga profesional dan kreatif dibidangnya semakin meningkat. Ekspresi sinetron, telesinema dan atau film televisi yang saat ini populer dengan istilah FTV atau SMS diakui oleh pihak Televisi merupakan ‘lahan subur’.

Derasnya produktivitas sinetron dan film televisi dalam pertelevisian kita tidak didukung oleh tenaga profesional dan terampil yang mencukupi, sehingga Production House jarang yang mampu membuat design film (terutama untuk film serial TV) secara utuh baik tertulis maupun operasionalnya sehingga produksi dipacu dengan sistem ‘pabrikan’ yang tidak dipegang oleh tenaga ahli dan terampil dibidangnya,
dengan target utamanya semata penyelesaian produksi dan faktor kualitas diterbelakangkan.

Sedangkan untuk mengembangkan perfilman dan FilmTv (sinetron) Indonesia, tidak cukup hanya dengan bakat dan kemauan, bahkan modalpun tidak menjamin kemajuan dalam perfilman. Tenaga pencipta film Indonesia yang mampu menjalankan fungsinya dengan baik masih sangat kurang jumlahnya. Untuk mendidik tenaga-tenaga pencipta film yang mampu menjalankan fungsinya dengan baik perlu
diberikan pendidikan tentang perfilman, dalam hal ini adalah Pendidikan Sinematografi.

Pada saat ini lembaga pendidikan tinggi yang menangani khusus dibidang film atau sinematografi terdapat di Institut Kesenian Jakarta, tetapi dengan keterbatasan lahan untuk pengembangan juga sarana yang kurang mendukung untuk dapat menunjang suatu pendidikan perfilman. Pembangunan Sekolah Tinggi Sinematografi ini merupakan jawaban untuk mengembangkan pendidikan seni perfilman yang nantinya akan mendukung perkembangan perfilman yang subur dan sehat di Indonesia.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[369AR/02]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[369AR/02]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[369AR/02]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16968" url="" path="/211997107_369AR.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[SEKOLAH TINGGI SINEMATOGRAFI DI JAKARTA.]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[103]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-29 09:50:29]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>