SEKOLAH TINGGI SINEMATOGRAFI DI JAKARTA.


permasalahan yang timbul adalah tuntutan masyarakat yang semakin kritis akan sajian film yang lebih bermutu “Sinema kita seharusnya tidak mengabaikan persoalan estetika karena sinema itu sebuah produk
budaya bukan komoditi semata”kata Teguh Karya pada MovieLand, sehingga pesan, kesan, perasaan, ide yang ingin disampaikan sesuai dengan bentuk komunikasinya. Dengan melihat proyeksi masa depan dan tumbuhnya stasiun-stasiun Televisi swasta baru (TransTV, GLOBALTV, MetroTV,LaTIVI dll) maka tuntutan akan tenaga profesional dan kreatif dibidangnya semakin meningkat. Ekspresi sinetron, telesinema dan atau film televisi yang saat ini populer dengan istilah FTV atau SMS diakui oleh pihak Televisi merupakan ‘lahan subur’.

Derasnya produktivitas sinetron dan film televisi dalam pertelevisian kita tidak didukung oleh tenaga profesional dan terampil yang mencukupi, sehingga Production House jarang yang mampu membuat design film (terutama untuk film serial TV) secara utuh baik tertulis maupun operasionalnya sehingga produksi dipacu dengan sistem ‘pabrikan’ yang tidak dipegang oleh tenaga ahli dan terampil dibidangnya,
dengan target utamanya semata penyelesaian produksi dan faktor kualitas diterbelakangkan.

Sedangkan untuk mengembangkan perfilman dan FilmTv (sinetron) Indonesia, tidak cukup hanya dengan bakat dan kemauan, bahkan modalpun tidak menjamin kemajuan dalam perfilman. Tenaga pencipta film Indonesia yang mampu menjalankan fungsinya dengan baik masih sangat kurang jumlahnya. Untuk mendidik tenaga-tenaga pencipta film yang mampu menjalankan fungsinya dengan baik perlu
diberikan pendidikan tentang perfilman, dalam hal ini adalah Pendidikan Sinematografi.

Pada saat ini lembaga pendidikan tinggi yang menangani khusus dibidang film atau sinematografi terdapat di Institut Kesenian Jakarta, tetapi dengan keterbatasan lahan untuk pengembangan juga sarana yang kurang mendukung untuk dapat menunjang suatu pendidikan perfilman. Pembangunan Sekolah Tinggi Sinematografi ini merupakan jawaban untuk mengembangkan pendidikan seni perfilman yang nantinya akan mendukung perkembangan perfilman yang subur dan sehat di Indonesia.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang LOEKY SANDRIE / 21.1997.107 - Personal Name
Ir. Shirley Wahadamaputera - Personal Name
ERWIN JUNIAR,ST - Personal Name
Ir. Juarni Anita, M.Eng - Personal Name
No. Panggil 369AR/02
Subyek
Fakultas FAD
Tahun Terbit 2002
Jurusan Arsitektur
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2002).SEKOLAH TINGGI SINEMATOGRAFI DI JAKARTA.().Arsitektur:FAD

.SEKOLAH TINGGI SINEMATOGRAFI DI JAKARTA.().Arsitektur:FAD,2002.Text

.SEKOLAH TINGGI SINEMATOGRAFI DI JAKARTA.().Arsitektur:FAD,2002.Text

.SEKOLAH TINGGI SINEMATOGRAFI DI JAKARTA.().Arsitektur:FAD,2002.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id