// <![CDATA[ESTIMASI NILAI KELEMBAPAN TANAH MENGGUNAKAN MODEL DUBOIS (1995) UNTUK MONITORING FASE PERTUMBUHAN TANAMAN PADI (Studi Kasus:]]> Dr. Rian Nurtyawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ARDIANTI NUR/23-2014-017 Penulis
Pemantauan pertumbuhan tanaman padi di Indonesia menjadi sangat penting karena beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Penghasil padi terbesar di Jawa Barat adalah Indramayu. Kelembapan tanah menjadi salah satu faktor dalam pemantauan pertumbuhan tanaman padi. Pemantauan dilakukan menggunakan citra SAR, yaitu citra Radarsat-2 Quad-Polarimetric. Dalam mengestimasi nilai kelembapan tanah dibutuhkan konstanta dielektrik yang didapatkan dari nilai Digital Number (DN) yang dikonversikan ke dalam nilai hamburan balik (σo). Pendekatan yang digunakan dalam perhitungan konstanta dielektrik adalah pendekatan semi-empiris menggunakan model Dubois (1995). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi nilai kelembapan tanah agar dapat digunakan dalam memonitoring fase pertumbuhan tanaman padi. Fase pertumbuhan padi dibedakan dalam bentuk grafik kemudian dicocokkan dengan hasil validasi foto lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan korelasi linier positif antara model Dubois (1995) dan kelembapan tanah lapangan dengan tingkat ketelitian sebesar ± 7,202 % dari volumetrik.