// <![CDATA[APLIKASI METODE GEOSTATISTIKA UNTUK PEMBANGUNAN DTM DATA MAGNETIK DAN DATA ELEKTROMAGNETIK HASIL PENGUKURAN GEOFISIKA UDARA (Daerah Studi:]]> 0407096502 - Dr. Dewi Kania Sari, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 WIRDA DWI SINTYA SARI/23-2014-065 Penulis
Survei geofisika udara merupakan teknologi yang sangat membantu dalam menginterpretasi keadaan permukaan Bumi, di antara lain dalam mengidentifikasi potensi sumber daya mineral dalam cakupan yang luas dan bersifat regional. Data yang dapat diperoleh dari hasil pengukuran survei geofisika udara di antaranya adalah data magnetik dan data elektromagnetik. Data dari survei geofisika udara selanjutnya dapat diolah ke dalam bentuk digital terrain model (DTM) dengan menggunakan metode interpolasi spasial, seperti metode geostatistika. Data DTM yang dihasilkan dari pemodelan dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi lokasi wilayah dugaan deposit mineral. Dalam penelitian ini dilakukan pengolahan data hasil survei geofisika udara yaitu data magnetik sebanyak 558.119 sampel dan data elektromagnetik sebanyak 437.254 sampel dengan wilayah kajian terletak di Wilayah Komopa, Provinsi Papua. Data diolah menggunakan metode geostatistika kriging dengan teknik ordinary kriging (OK) dan universal kriging (UK). Hasil yang diperoleh dari kedua metode tersebut dibandingkan ketelitiannya untuk mengetahui metode mana yang terbaik. Kedua pemodelan disajikan dalam bentuk peta distribusi spasial magnetik dan elektromagnetik dan peta kesalahan prediksi pemodelan. Kedua metode interpolasi di atas memberikan hasil interpolasi dengan ketelitian yang sama.