// <![CDATA[ANALISIS DAERAH PROSPEK PANAS BUMI MENGGUNAKAN TEKNIK PENGINDRAAN JAUH (Studi Kasus:]]> 0420016601 - Hary Nugroho, Ir., M,T. Dosen Pembimbing 1 Sidarto, Ir., M.Si Dosen Pembimbing 2 ALISYAH TRI LONA HARAHAP/23-2016-041 Penulis
Berdasarkan BPS (2012) pertumbuhan penduduk Indonesia bertambah, yang menyebabkan kebutuhan energi meningkat. Cadangan sumberdaya energi fosil terbatas dan kedepan akan habis, oleh karena itu energi terbarukan sangat diperlukan. Kepulauan Indonesia secara tektonik terletak tiga lempeng aktif dunia, sehingga negara ini terdapat banyak gunung api, yang berkaitan dengan panas bumi, dan diperkirakan 40% potensi panas bumi dunia terdapat di wilayah ini. Tujuan penulisan ini adalah mengetahui daerah prospek panas bumi dengan teknologi pengindraan jauh. Metode yang digunakan adalah menganalisis band 10 landsat 8 untuk mendapatkan suhu permukaan, interpretasi geologi pada citra DEM (Digital Elevation Model) TerraSAR-X, dan validasi lapangan. Suhu permukaan, lokasi mata air panas (manifestasi permukaan), batuan dan kelurusan geologi dapat menentukan potensi panas bumi. Daerah prospek panas bumi di kawasan Gunung api Tangkuban Perahu mencakup daerah Ciater, Sukajaya, Karyawangi, Cikahuripan, Jayagiri, dan Cicadas.