PEMBANGUNAN GEODATABASE PERLINTASAN KERETA API SEBIDANG (Studi Kasus di Daerah Operasi II Bandung)
Moda kereta api termasuk salah satu moda yang memiliki risiko kecelakaan yang besar. Terutama kecelakaan antara moda kereta api dengan sarana transportasi darat lain atau orang yang melintas di jalur kereta api. Kecelakaan moda kereta api lebih banyak terjadi pada perlintasan kereta api sebidang. Untuk mengurangi resiko kecelakaan tersebut, di setiap perlintasan kereta api sebidang seharusnya dilengkapi dengan pos jaga, pintu otomatis, rambu peringatan dan marka jalan sesuai dengan Peraturan Dirjen Hubdat (No.SK.770/KA.401/DRJD/2005). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membangun geodatabase perlintasan kereta api sebidang di wilayah DAOP (Daerah Operasi) II. Tahapan pelaksanaan yang dilakukan meliputi persiapan, identifikasi data, perancangan basis data dan pembangunan geodatabase serta visualisasi kondisi perlintasan sebidang. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya geodatabase perlintasan kereta api sebidang
dengan studi kasus di DAOP II.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PEMBANGUNAN GEODATABASE PERLINTASAN KERETA API SEBIDANG (Studi Kasus di Daerah Operasi II Bandung) ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.PEMBANGUNAN GEODATABASE PERLINTASAN KERETA API SEBIDANG (Studi Kasus di Daerah Operasi II Bandung) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text
MLA Style
.PEMBANGUNAN GEODATABASE PERLINTASAN KERETA API SEBIDANG (Studi Kasus di Daerah Operasi II Bandung) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.PEMBANGUNAN GEODATABASE PERLINTASAN KERETA API SEBIDANG (Studi Kasus di Daerah Operasi II Bandung) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text