// <![CDATA[SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN BANJIR DI KOTA CIMAHI PROVINSI JAWA BARAT]]> 0411048002 - Dr. Yackob Astor,S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Dandi Aprillian Hendriyanto/23-2014-011 Penulis
Banjir di perkotaan memiliki dampak ekonomi yang lebih besar dan sulit dikelola, seperti banjir di Kota Cimahi yang sudah terjadi hampir selama 10 tahun. Dampak destruktif yang ditimbulkan adalah rusaknya rumah penduduk dan infrastruktur jalan, serta kerugian harta benda. Penanganan banjir yang telah dilakukan Pemerintah Kota Cimahi saat ini masih bersifat parsial dan belum bersistem, sehingga informasi banjir yang dimunculkan tidak komprehensif dan belum terintegrasi dengan baik. Penelitian ini akan membangun sistem informasi geografis pengendalian daya rusak air dengan melakukan simulasi banjir pada 4 sungai utama yang ada di Kota Cimahi menggunakan parameter data hidrologi, penampang sungai, data DEM, dan model banjir yang diproses menggunakan Software HEC-RAS. Hasil penelitian diperoleh bahwa perbandingan ketinggian banjir terhadap data lapangan dan pada model terdapat perbedaan yang signifikan yaitu ketinggian banjir pada model paling tinggi 400 cm dan paling rendah 20 cm, sedangkan data lapangan 250 cm dan 10 cm. Sistem Informasi Geografis Pengendalian Daya Rusak Air memberikan informasi ketinggian banjir, luasan banjir periode 2 tahun dan periode 5 tahun, lokasi banjir, foto kondisi sungai dan solusi penanganan banjir. Solusi penanganan banjir yang disimpulkan dalam kegiatan penelitian berupa rekayasa normalisasi dan pelebaran terhadap sungai yang semula kondisi banjir memiliki ketinggian 20cm-400cm, setelah dilakukan proses rekayasa penanganan banjir maka ketinggian banjir tereduksi menjadi 10cm-140cm.