// <![CDATA[PERBANDINGAN OBJEK KOMERSIAL PERKOTAAN DENGAN AKTIVITAS BISNIS DAN AKTIVITAS WISATA (STUDI KASUS KOTA SURABAYA DAN KOTA DENPASAR)]]> 0427016701 - Sumarno, Ir. M.T. Dosen Pembimbing 1 DIO WISNU MULYANDA/23-2011-026 Penulis
Secara umum pariwisata dipandang sebagai sektor yang dapat mendorong dan meningkatkan kegiatan pembangunan, membuka lapangan usaha baru, membuka lapangan kerja dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta pendapatan asli daerah, apabila dapat dikelola dan dikembangkan secara maksimal. Memasuki era globalisasi peranan bisnis pariwisata harus didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional. Sehubungan dengan aktivitas bisnis yang tidak bisa lepas dari objek komersial salah satunya bangunan komersial, merupakan bangunan yang direncanakan untuk mendatangkan keuntungan bagi pemilik maupun penggunanya. Penelitian dilakukan di dua kota yang memiliki karakterisitik terkait aktivitas bisnis dan pariwisata yakni Kota Surabaya dan Kota Denpasar. Kota Surabaya dan Kota Denpasar merupakan salah satu kota pariwisata dan kota bisnis terbesar di Indonesia oleh karena itu kepadatan sebaran objek komersil di daerah tersebut terbilang cukup padat di banding kota-kota lain di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan berupa survei lapangan untuk memperoleh data objek komersil aktivitas bisnis dan pariwisata yang kemudian dilakukan klasifikasi berdasarkan KBLI. Penelitian ini memberikan hasil berupa informasi terkait sebaran objek komersil di Kota Denpasar dan Kota Surabaya yang disajikan kedalam suatu bentuk Geodatabase.