PENGUJIAN KEPRESISIAN MODUL GNSS MURAH DUAL FREQUENCY PADA PENGAMATAN GNSS DENGAN METODE RTK-NTRIP
GNSS berkembang dengan pesat seiring berkembangnya zaman. Dominasi dari receiver GNSS tipe geodetik memiliki kekurangan yaitu terkait permasalahan biaya (cost issue) yang tinggi. Permasalahan biaya tersebut dapat diatasi dengan pengembangan Original Equipment Manufacturer boards (OEM-boards) yang memerlukan biaya murah untuk menjadi modul GNSS yang bisa digunakan untuk pengukuran RTK-NTRIP. Penelitian ini bertujuan menguji tingkat kepresisian dari modul GNSS murah dual frequency untuk pengukuran metode RTK-NTRIP dengan panjang baseline 0,1 km, 2 km, 10 km dan 20 km. Pengukuran dilakukan berdasarkan New International Standard ISO 17123-8:2015 yang terdiri dalam 3 tahap, yaitu pengukuran menggunakan receiver GPS geodetik metode statik, pengukuran menggunakan modul GNSS murah dual frequency dan pengukuran menggunakan receiver geodetik metode RTK-NTRIP. Kepresisian ditentukan berdasarkan standar deviasi horizontal dan vertikal, dan diuji menggunakan Simplified Test Procedure. Tingkat kepresisian yang dihasilkan modul GNSS murah tergolong tinggi, untuk komponen horizontal berkisar antara 8 mm – 3 cm dan vertikal antara 7 mm – 3 dm. Nilai kepresisian horizontal telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh New International Standard ISO 17123-8:2015 sedangkan komponen vertikal tingkat kepresisiannya terbatas pada baseline kurang dari 10 km.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PENGUJIAN KEPRESISIAN MODUL GNSS MURAH DUAL FREQUENCY PADA PENGAMATAN GNSS DENGAN METODE RTK-NTRIP ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.PENGUJIAN KEPRESISIAN MODUL GNSS MURAH DUAL FREQUENCY PADA PENGAMATAN GNSS DENGAN METODE RTK-NTRIP ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text
MLA Style
.PENGUJIAN KEPRESISIAN MODUL GNSS MURAH DUAL FREQUENCY PADA PENGAMATAN GNSS DENGAN METODE RTK-NTRIP ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.PENGUJIAN KEPRESISIAN MODUL GNSS MURAH DUAL FREQUENCY PADA PENGAMATAN GNSS DENGAN METODE RTK-NTRIP ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text