MENGUKUR DEFORMASI YANG DISEBABKAN GEMPA BUMI DI LOMBOK MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-1A DENGAN METODE DINSAR (Studi Kasus : Lombok, Nusa Tenggara Barat)
Pada tanggal 29 Juli 2018 terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Akibat gempa bumi besar daerah tersebut mengalami deformasi. Deformasi merupakan perubahan posisi, bentuk dan ukuran materi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur besar deformasi Pulau Lombok yang disebabkan gempa bumi. Perhitungan deformasi dilakukan dengan menggunakan data SAR dari citra satelit Sentinel-1A (mode Interferometric Wide swath (IW)) dengan metode yang digunakan adalah DInSAR. Hasil deformasi yang disebabkan gempa bumi di Pulau Lombok berdasarkan metode DInSAR diperoleh nilai sebesar -0,001 m hingga -0,134 m dengan rata-rata -0,026 m dan untuk nilai koherensi citra adalah 0,32, dimana range untuk nilai koherensi 0 sampai dengan 1. Pengaruh kecilnya nilai koherensi disebabkan oleh kerapatan vegetasi yang berada didaerah studi. Kerapatan vegetasi akan mempengaruhi nilai koherensi citra karena pergerakan dan perubahan vegetasi akan berpengaruh pada nilai hamburnya, sehingga data deformasi yang berada di daerah yang bervegetasi yang rapat akan memiliki akurasi yang kurang akurat.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).MENGUKUR DEFORMASI YANG DISEBABKAN GEMPA BUMI DI LOMBOK MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-1A DENGAN METODE DINSAR (Studi Kasus : Lombok, Nusa Tenggara Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.MENGUKUR DEFORMASI YANG DISEBABKAN GEMPA BUMI DI LOMBOK MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-1A DENGAN METODE DINSAR (Studi Kasus : Lombok, Nusa Tenggara Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text
MLA Style
.MENGUKUR DEFORMASI YANG DISEBABKAN GEMPA BUMI DI LOMBOK MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-1A DENGAN METODE DINSAR (Studi Kasus : Lombok, Nusa Tenggara Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.MENGUKUR DEFORMASI YANG DISEBABKAN GEMPA BUMI DI LOMBOK MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-1A DENGAN METODE DINSAR (Studi Kasus : Lombok, Nusa Tenggara Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text