IDENTIFIKASI GELEMBUNG GAS METAN DI KOLOM AIR MENGGUNAKAN DATA DARI MULTIBEAM ECHOSOUNDER (Studi Kasus: Perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara)
Pemetaan kolom air adalah sebuah metode penginderaan jauh menggunakan gelombang akustik yang digunakan untuk mengamati aspek lingkungan laut yang berada di antara permukaan dan dasar laut. Gunungapi Bawah Laut Kawio Barat menunjukkan adanya aktivitas vulkanik yang ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung gas metan, maka mendeteksi keberadaan gas metan sangat penting dalam memahami proses geologi dan biologi yang terjadi di dasar laut dan kolom air. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan gelembung gas metan dan pola sebarannya dengan mengekstrak data kolom air dari MBES yang bersumber dari NOAA. Pendeteksian gelembung gas menggunakan metode three-dimensional cubic search box dengan threshold sebesar 0 dB. Gelembung gas metan dengan nilai intensitas gelombang suara sebesar 30 dB muncul dari kedalaman 5456,260 hingga 3298,350 meter berupa megapumes dan dari kedalaman 3412,280 hingga 2587,080 meter berupa singleplume.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).IDENTIFIKASI GELEMBUNG GAS METAN DI KOLOM AIR MENGGUNAKAN DATA DARI MULTIBEAM ECHOSOUNDER (Studi Kasus: Perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara) ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.IDENTIFIKASI GELEMBUNG GAS METAN DI KOLOM AIR MENGGUNAKAN DATA DARI MULTIBEAM ECHOSOUNDER (Studi Kasus: Perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI GELEMBUNG GAS METAN DI KOLOM AIR MENGGUNAKAN DATA DARI MULTIBEAM ECHOSOUNDER (Studi Kasus: Perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI GELEMBUNG GAS METAN DI KOLOM AIR MENGGUNAKAN DATA DARI MULTIBEAM ECHOSOUNDER (Studi Kasus: Perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara) ().Teknik Geodesi:FTSP,2019.Text