// <![CDATA[PEMETAAN PENGUASAAN TANAH BERDASARKAN NSPK SURVEI DAN PEMETAAN TEMATIK PERTANAHAN (Studi Kasus:]]> 0412017610 - Dr. Soni Darmawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ALFIAN DIAZ/23-2013-130 Penulis
Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan wilayah yang memiliki perkembangan yang sangat dinamis, karena selain fungsinya sebagai kawasan pemukiman, Nusa Tenggara Barat juga merupakan kawasan pariwisata. Seiring dengan perkembangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat tentunya banyak perubahan penggunaan tanah untuk pembangunan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, maka dilakukan penelitian terhadap penguasaan tanah di Provinsi Nusa Tenggara Barat berdasarkan NSPK (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) Survei dan Pemetaan Tematik Pertanahan dengan tujuan untuk mengetahui klasifikasi penguasaan tanah dan pola persebaran penguasaan tanah di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan disajikan dalam bentuk Peta Tematik Penguasaan Tanah. Pada penelitian ini data yang digunakan untuk pembuatan Peta Tematik Penguasaan tanah adalah data Bidang Tanah Terdaftar serta data Kawasan Hutan. Proses penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, pembuatan peta kerja, mengidentifikasi dan mengklasifikasi penguasaan tanah berdasarkan NSPK Survei dan Pemetaan Tematik Pertanahan, pengamatan data tematik, dan finalisasi peta penguasaan tanah. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, didapatkan 4 kelas klasifikasi, yaitu Penguasaan Tanah Oleh Pemilik, Penguasaan Tanah Oleh Bukan Pemilik, Penguasaan Tanah Campuran, dan Penguasaan Tanah Negara dengan pola sebaran didominasi oleh kelas Penguasaan Tanah Oleh Pemilik, dilanjut dengan kelas Penguasaan Tanah Negara, lalu kelas Penguasaan Tanah Campuran, dan pada kelas Penguasaan Tanah Oleh Bukan Pemilik memiliki pola sebaran yang paling rendah.