PENGARUH INDUSTRIALISASI TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA BARAT


Indonesia masih gencar-gencarnya melakukan pembangunan perekonomian di berbagai daerah. Pembangunan ekonomi bertujuan pada pemberian kesejahteraan bagi masyarakat. Salah satu usaha yang digunakan untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi adalah pengembangan sektor industri. Sejak tahun 1960 peran sektor industri nonmigas dalam pembentukan PDB terus meningkat. Tahun 2016, Provinsi Jawa Barat dapat menyumbangkan 60% PDB Sektor Industri Nasional. Provinsi ini memiliki 25 kawasan industri atau 33,8% dari total 74 kawasan industri di Indonesia. Di sisi lain, Provinsi Jawa Barat masih memiliki permasalahan di sector pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan. Profil kesehatan Provinsi Jawa Barat menyebutkan masalah utama kesehatan di Provinsi Jawa Barat adalah belum responsifnya sistem kesehatan terhadap kebutuhan masyarakat. Ditambah Provinsi Jawa Barat memiliki 4.224.325 penduduk miskin di tahun 2016, dan Pendidikan di Provinsi Jawa Barat juga masih di bawah standar nasional. Dengan kondisi seperti ini, membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitin ini dengan pertanyaan penelitian “Bagaimana pengaruh industrialisasi terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Barat?”. Dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh industrialisasi pada kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Barat. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data sekunder dengan teknik studi literatur dengan cara mendokumentasikan data. Metode analisis yang dipakai adalah analisis kuantitatif melalui analisis Nilai LQ (Location Quotient) Sektor industri untuk menggambarkan besaran industrialisasi yang terjadi dan menghasilkan Kabupaten/kota yang memiliki basis sektor industri, Analisis PDRB Perkapita untuk melihat pendapatan masyarakat selama satu tahun, Analisis efektivitas daya layan fasilitas untuk melihat keefektifan ketersediaan sarana umum di Kabupaten/Kota, dan analisis regresi linear sederhana antara variabel terikat kesejahteraan masyarakat dengan indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM), PDRB Perkapita, Efektivitas daya layan kesehatan, dan Efektivitas daya layan pendidikan dengan variabel bebas industrialisasi yang digambarkan oleh Nilai LQ (Location Quotient) sektor industri. Hasil dari penelitian ini adalah hanya PDRB perkapita yang dipengaruhi dengan kondisi baik oleh Industrialisasi. PDRB Perkapita dipengaruhi sebesar 75,7% dengan penambahan 53,21 setiap kenaikan industrialisasi. PDRB Perkapita juga merupakan satu-satunya indikator yang memiliki sifat linear terhadap industrialisasi sehingga dipengaruhi secara signifikan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang MOHAMAD RIFKY AWAMI/24-2014-021 - Personal Name
0418066502 - Dr. Sadar Yuni Rahardjo, Ir., MT. - Personal Name
No. Panggil 675PL/19
Subyek Industrialisasi, Kesejahteraan Masyarakat
Regreli Linear Sederhana
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2019
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2019).PENGARUH INDUSTRIALISASI TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA BARAT().Teknik Planologi:FTSP

.PENGARUH INDUSTRIALISASI TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA BARAT().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text

.PENGARUH INDUSTRIALISASI TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA BARAT().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text

.PENGARUH INDUSTRIALISASI TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA BARAT().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id