// <![CDATA[PREDIKSI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KORIDOR JALAN RUMAH SAKIT KOTA BANDUNG DENGAN METODE RANTAI MARKOV]]> 0421128201 - Iredo Bettie Puspita, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 LUTFI RINALDI/24-2011-019 Penulis
Kebutuhan lahan adalah implikasi dari semakin beragamnya fungsi kawasan perkotaan (pemerintahan, perdagangan, jasa, industri, dan sebagainya) sehingga mampu menarik berbagai kegiatan untuk beraglomerasi. Gejala perubahan pemanfaatan lahan merupakan gejala alamiah dari evolusi kota. Umumnya gejala ini terjadi pada jalan-jalan utama atau kawasan-kawasan tertentu di kawasan perkotaan yang memiliki berbagai macam aktivitas. Aktivitas perdagangan dan jasa merupakan aktivitas yang paling mudah tumbuh di tempat-tempat strategis. Kota Bandung merupakan Ibukota Provinsi Jawa Barat dan merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki intensitas perkembangan yang tinggi. Hal tersebut disebabkan karena Kota Bandung sebagai kota metropolitan yang memiliki keberagaman penggunaan lahan sehingga terjadi perubahan penggunaan lahan di berbagai wilayah di Kota Bandung khususnya di koridor Jalan Rumah Sakit. Jalan Rumah Sakit merupakan salah satu jalan penghubung antara SWK Ujungberung dengan SWK Gedebage. Jalan Rumah Sakit memiliki fungsi kolektor sekunder yang mengubungkan 2 (dua) jalan arteri yakni Jalan A. H. Nasution dan Jalan Soekarno Hatta. Mengingat peran Jalan Rumah Sakit cukup penting sehingga perlu adanya penelitian mengenai perubahan guna lahan di Jalan Rumah Sakit agar berfungsi secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi kecenderungan perubahan penggunaan lahan di koridor Jalan Rumah Sakit berdasarkan kondisi penggunaan lahan saat ini. Untuk mencapai tujuan tersebut disusunlah 3 (tiga) sasaran yakni teridentifikasinya kondisi eksisting guna lahan tahun 2018 dan guna lahan tahun 2013 di koridor Jalan Rumah Sakit, teridentifikasinya probabilitas perubahan penggunaan lahan di Koridor Jalan Rumah Sakit tahun 2018 ke tahun 2038, serta terprediksinya penggunaan lahan secara keseluruhan di tahun 2038. Untuk mencapai sasaran penelitian metode analisis yang akan digunakan yakni metode rantai markov. Metode rantai markov dipilih karena dapat memprediksi kecenderungan perubahan lahan. Prediksi perubahan penggunaan lahan dilakukan dengan persamaan Chapman-kolmogorov, dimana probabilitas beralihnya suatu keadaan ke keadaan selanjutnya adalah tetap. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa perubahan penggunaan lahan pada tahun 2038 mengarah pada fungsi perdagangan dan jasa seperti halnya RDTRK Bandung Tahun 2015-2035. Namun, terdapat beberapa ketidaksesuaian fungsi antara hasil prediksi dengan RDTRK Bandung. Oleh karena itu terdapat beberapa usulan alternatif untuk mengatasi penyimpangan penggunaan lahan di koridor Jalan Rumah Sakit dengan insentif dan disinsentif. Selain insentif dan disinsentif, aspek pengendalian pun perlu dilakukan oleh pemerintah untuk pengawasan dan penertiban penggunaan lahan.