<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10422">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DI KAWASAN TELUK PALABUHANRATU DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0421128201 - Iredo Bettie Puspita, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ILHAM BILLY ANDITA/24-2013-017</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Planologi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Negara Indonesia berada di antara tiga pertemuaan lempeng tektonik yang sangat aktif (triple junction plate convergence), yaitu pertemuan lempeng Benua Eurasia, Samudera Pasifik dan Samudera Indo-Australia membuat Indonesia sangat berisiko terkena bencana gempa dan tsunami. Salah satu wilayah yang mempunyai risiko tinggi terkena bencana gempa dan tsunami di Indonesia adalah Kawasan Teluk Palabuhanratu. Oleh karena itu perlu adanya menajemen bencana untuk mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami 
Dalam menajemen bencana terdapat beberapa fase dalam menanggulangi bencana seperti pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan dan pembangunan. Keenam fase ini terbagi kedalam 3 (tiga) kondisi yaitu pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Dalam keseluruhan fase tersebut, fase kesiapsiagaan termasuk kedalam kondisi pra bencana yang merupakan fase yang sangat mempengaruhi besar kecilnya dampak yang ditimbulkan oleh kejadian bencana. Hal ini disebabkan fase kesiapsiagaan merupakan fase sesaat sebelum terjadinya bencana. Oleh karena itu perlu adanya usaha peningkatan kesiapsiagaan di daerah yang berisiko tinggi terkena bencana tsunami seperti Kawasan Teluk Palabuhanratu. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah di Kawasan Teluk Palabuhanratu dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami, yang dimulai dengan identifikasi karakteristik masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana tsunami melalui jawaban angket/kuesioner, menggunakan analisis statistik deskriptif. Selanjutnya untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dilakukan metode analisis skoring berdasarkan jawaban angket/kuesioner tersebut secara bertahap dimulai penilaian per responden kemudian nilai setiap responden di akumulasikan untuk melihat nilai kesiapsiagaan secara keseluruhan. 
Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kesiapsiagaan pemerintah lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkap kesiapsiagaan masyarakat. Tingkat kesiapsiagaan pemerintah di Kawasan Teluk Palabuhanratu yaitu siap dan tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Kawasan Teluk Palabuhanratu hanya cukup siap. Hal itu disebabkan masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam mengahdapi bencana tsunami dan program-program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat belum mencakup semua masyarakat yang ada di Kawasan Teluk Palabuhanratu.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Bencana, Resiko, Kesipsiagaan, Masyarakat, Pemerin]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20190802]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[705PL/19]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[705PL/19]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[705PL/19]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9762" url="" path="/705PL.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DI KAWASAN TELUK PALABUHANRATU DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10422]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-09-26 08:31:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-09-26 08:32:06]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>