<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="10424">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP BANDUNG COMMAND CENTER DILIHAT DARI ASPEK SMART LIVING DAN SMART PEOPLE BERDASARKAN KEJADIAN KRIMINALITAS DI KOTA BANDUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mustovia Azahro, S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUHAMMAD FADHIL RAHMANI/24-2013-067</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Planologi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Bandung sudah menerapkan smart city sejak tahun 2013. Seiring dengan Kota Bandung menjadi smart city dibangunnlah suatu gagasan yang dapat menunjunjang untuk mewujudkannya yaitu Bandung Command Center. Bandung Command Center merupakan suatu gagasan untuk mengatasi permasalahan perkotaan di Kota Bandung salah satunya dalam hal kejadian kriminalitas. Kota Bandung sampai saat ini dibilang belum dikatakan aman karena masih tingginya angka kriminalitas di Kota Bandung. Teknologi yang dikeluarkan oleh Bandung Command Center dalam hal untuk kejadian kriminalitas yaitu panic button. Panic button dapat digunakan masyarakat Kota Bandung untuk melaporkan kejadian kriminalitas, namun pada kenyataanya penggunaan panic button masih minim digunakan oleh masyarakat Kota Bandung 
Terkait dengan kondisi tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap penerapan Bandung Command Center dilihat dari aspek smart living dan smart people dalam kejadian kriminalitas di Kota Bandung. Untuk mencapai tujuan ini, maka dilakukan analisis statistik deskriptif & analisis crosstab untuk mengetahui variabel smart living untuk melihat tingkat keamanan Kota Bandung dilihat dari data Kepolisian, Data Bandung Command Center, serrta persepsi masyarakat Kota Bandung, lalu mengetahui variabel smart people untuk melihat pengetahuan dan partisipasi masyarakat Kota Bandung terhadap pemilihan pelaporan kejadian kriminalitas, dan melihat hubungan persepsi masyarakat Kota Bandung terhadap pemilihan pelaporan kejadian kriminalitas di Kota Bandung. 
Berdasarkan penelitian ini, diperoleh hasil bahwa faktor penyebab kurang berhasilnya Bandung Command Center dalam penanganan kriminalitas yaitu minimnya penggunaan panic button di kalangan masyarakat Kota Bandung lalu penggunaan teknologi tersebut pun tidak menjamin dapat tertangani dengan cepat dan tanggap. Apabila dilihat dari segi pengetahuan masyarakat, masyarakat Kota Bandung baru sebatas mengetahui adanya Bandung Command Center namun tidak memahami secara mendalam dengan keberadaan Bandung Command Center dalam hal penanganan kriminalitas. Dan pada segi masyarakat yang inklusif bahwa masyarakat Kota Bandung belum dapat menjadi masyarakat inklusif karena partisipasi yang mereka lakukan lebih memilih melaporkan kejadian kriminalitas melalui kepolisian dibandingkan dengan menggunakan panic button.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Smart City, Bandung Command Center, Panic Button]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20190802]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[716PL/19]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[716PL/19]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[716PL/19]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9764" url="" path="/716PL.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP BANDUNG COMMAND CENTER DILIHAT DARI ASPEK SMART LIVING DAN SMART PEOPLE BERDASARKAN KEJADIAN KRIMINALITAS DI KOTA BANDUNG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[10424]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-09-26 08:36:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-09-26 08:36:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>