// <![CDATA[POTENSI KAWASAN INDUSTRI DAN POTENSI EKONOMI TERHADAP PENETAPAN JENIS INDUSTRI UNGGULAN PADA PENGEMBANGAN INDUSTRI KABUPATEN BOGOR DAN KABUPATEN SUKABUMI]]> 0401097201 - Ira Irawati S.T, M.T. Penulis HENDRY SUBAGJA/24-2011-034 Penulis
Berdasarkan arahan RTRW Provinsi Jawa Barat Tahun 2009-2029, pengembangan wilayah untuk Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi ini diarahkan untuk mendorong kegiatan ekonomi yang berbasis dengan kegiatan industri. Pembangunan sektor industri di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi diarahkan untuk mendorong terciptanya struktur ekonomi yang seimbang dan kokoh, yang pada saatnya nanti akan menjadi landasan yang kuat untuk tumbuh dan berkembang dengan kekuatan sendiri. Pengembangan industri di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi ini merupakan wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan industri baru di Provinsi Jawa Barat, sehingga dalam penerapannya perlu adanya suatu arahan untuk mendukung penetapan industri unggulan di wilayah tersebut. Pengembangan industri di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi ini diharapkan dapat mengikuti perkembangan industri yang ada di koridor Kabupaten Bekasi dan koridor Kabupaten Bandung. Tujuan yang ingin dicapai dengan adanya penelitian ini adalah mengetahui potensi lokasi kawasan industri dan penetapan jenis industry unggulan pada pengembangan industri Koridor Bogor-Sukabumi. Analisis yang dilakukan adalah analisis fisik dasar lokasi dan analisis potensi kedudukan lokasi, analisis sektor basis penentu pertumbuhan kegiatan ekonomi, analisis perubahan struktur ekonomi dalam 5 tahun terakhir, analisis kinerja infrastruktur pendukung kegiatan industri, analisis penerapan angkatan kerja di masing – masing sector. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penetapan kawasan industri di Kecamatan Cibinong dan Ciambar berdasarkan fisik wilayah merupakan wilayah yang dapat dikembangkan menjadi lahan potensial terbangun dengan kemampuan lahan cukup tinggi. Dilihat dari lokasi pusat kegiatan di masing-masing kecamatan, jarak antara antara pusat kegiatan dengan kawasan industri berjarak 8-9 km. Dukungan infrastruktur dalam mendukung kawasan industry di Kecamatan Cibinong dan Ciambar memiliki jaringan jalan berupa jalan arteri primer dengan kinerja kualitas jalan lebih dari 60%, dengan besaran nilai KPI untuk Kecamatan Cibinong sebesar 96,09% dan Kecamatan Ciambar sebesar 65,90%. Dilihat dari analisis ekonomi dan tenaga kerja, sector industri di Kecamatan Ciambar dan Kecamatan Cibinong ini termasuk kedalam sector yang pertumbuhannya cepat dan memiliki daya saing yang tinggi hal ini dilihat dari hasil analisis shift share yang berada di kuadran 1. Dilihat dari aspek tenaga kerja jenis industri yang mampu menyerap tenaga kerja terbesar adalah jenis industri makanan, industri tekstil, dan industri kimia. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka pengembangan industry unggulan di Koridor Bogor-Sukabumi adalah 3 jenis industri, yaitu industri makanan, industri tekstil, dan industri kulit, barang kulit dan alas kaki.