POLA DAN KARAKTERISTIK EMISI DARI KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA BANDUNG (Studi Kasus: Tiga Ruas Jalan Arteri di Kota Bandung)
Fenomena Gas Rumah Kaca (GRK) yang semakin meningkat akibat perkembangan aktivitas manusia menyebabkan perubahan iklim yang berdampak juga terhadap ekosistem. Sumber penyumbang emisi GRK dikelompokkan menjadi 3 sektor, yaitu sektor pengadaan dan penggunaan energi, sektor pertanian, hutan, dan penggunaan lahan lainnya, serta sektor pengelolaan limbah, dan yang terbesar di antaranya adalah sektor penggunaan energi. Salah satu penyumbang emisi terbesar pada sektor penggunaan energi di Kota Bandung adalah transportasi. Hal ini seiring dengan peningkatan pergerakan dan pertumbuhan kendaraan bermotor yang mempengaruhi tingginya nilai emisi di Kota Bandung. Dalam upaya penurunan nilai emisi tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui pola dan karakteristik emisi dari kendaraan bermotor yang terjadi di Kota Bandung dengan diwakilkan oleh tiga ruas jalan arteri, yaitu ruas Jl. Dr. Djunjunan, Jl. Asia Afrika, dan Jl. Jendral Sudirman.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan dalam menentukan karakteristik pergerakan kendaraan bermotor di masing-masing ruas jalan serta melakukan perhitungan nilai beban emisi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor yang melintasi wilayah penelitian. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam mengkaji pola emisi yang terjadi berdasarkan nilai emisi yang dihasilkan dengan faktor yang menentukan nilai emisi itu sendiri, yang dalam hal ini adalah kondisi ruas jalan, konsumsi bahan bakar, dan kecepatan kendaraan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil kajian karakteristik pergerakan kendaraan bermotor di 3 (tiga) ruas jalan penelitian yang didominasi oleh kategori kendaraan sepeda motor. Adapun pola emisi yang dihasilkan sesuai dengan nilai total emisi yang terbesar terjadi di ruas Jl. Dr. Djunjunan berdasarkan kecepatan kendaraan, dan emisi terbesar berdasarkan konsumsi bahan bakar terjadi di ruas Jl. Jenderal Sudirman. Hal ini dipengaruhi oleh panjang ruas jalan serta kecepatan kendaraan dan komposisi kendaraan yang melintasi masing-masing ruas jalan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).POLA DAN KARAKTERISTIK EMISI DARI KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA BANDUNG (Studi Kasus: Tiga Ruas Jalan Arteri di Kota Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.POLA DAN KARAKTERISTIK EMISI DARI KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA BANDUNG (Studi Kasus: Tiga Ruas Jalan Arteri di Kota Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text
MLA Style
.POLA DAN KARAKTERISTIK EMISI DARI KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA BANDUNG (Studi Kasus: Tiga Ruas Jalan Arteri di Kota Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.POLA DAN KARAKTERISTIK EMISI DARI KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA BANDUNG (Studi Kasus: Tiga Ruas Jalan Arteri di Kota Bandung) ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text