// <![CDATA[FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN LOKASI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM BERDASARKAN STRUKTUR RUANG KOTA BANDUNG]]> 0406058902 - Isro Saputra S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 1 ALFAT ALVIANDANA/24-2014-129 Penulis
Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) kian meningkat seiring bertambahnya kendaraan bermotor. PT.Pertamina selaku BUMN penyedia bahan bakar dalam negeri merupakan sarana penyedia kebutuhan bahan bakar umum untuk masyarakat yang dikenal dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pemilihan lokasi SPBU dirasa penting, selain pengusaha dapat memaksimalkan hasil penjualan dari bahan bakar minyak disisi lain juga agar kebutuhan bahan bakar suatu wilayah cakupan SPBU terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor pemilihan lokasi SPBU berdasarkan struktur ruang Kota Bandung dengan melihat pola sebaran SPBU, faktor-faktor pemilihan lokasi SPBU yang di klasifikasikan berdasarkan lokasi sebarannya yang didasarkan pada salah satu unsur pembentuk struktur ruang yaitu pusat aktivitas Kota Bandung. Metode analisis yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan analisis tetangga terdekat (nearest neightbour analysis) untuk melihat pola persebaran SPBU di Kota Bandung dan statistic deskriptif untuk melihat faktor-faktor dominan pemilihan lokasi SPBU berdasarkan struktur ruang Kota Bandung. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pola persebaran SPBU Kota Bandung termasuk ke dalam pola acak (random) hal ini dibuktikan dari hasil analisis yang menujukan nilai T atau nearest neighbor ratio sebesar 0,998754. Hasil analisis faktor-faktor pemilihan lokasi SPBU Kota Bandung menunjukan bahwa faktor kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atau peruntukan pemanfaatan ruang merupakan faktor dominan dan ada juga faktor lain yang menjadi faktor dominan yaitu faktor volume kendaraan yang melintas, kemungkinan terlihat, jarak ke pusat pelayanan kota, keselamatan dan keamanan, dan factor dilewati transportasi umum. Dari faktor-faktor tersebut terdapat 3 (tiga) factor terkait aspek struktur ruang yaitu faktor kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atau peruntukan pemanfaatan ruang, jarak ke pusat pelayanan kota, dan faktor dilewati transportasi umum.