KAJIAN INDEKS KETERJANGKAUAN TEMPAT TINGGAL PEKERJA INDUSTRI TEKSTIL DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG
Tempat tinggal merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dimiliki, termasuk pekerja industri sebagai masyarakat berpenghasilan rendah. Keterjangkauan pekerja dalam memiliki tempat tinggal ditentukan oleh seberapa besar daya beli pekerja rumah tangga dengan pendapatan mereka dalam membeli rumah pada tingkat harga tertentu. Untuk mengukur keterjangkauan, menggunakan 3 konsep keterjangkauan: keterjangkauan pendapatan, keterjangkauan cicilan, dan keterjangkauan sisa pendapatan. Penelitian ini melihat hubungan antara keterjangkauan dan persebaran lokasi industri dan karakteristik sosial ekonomi pekerja. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan median pekerja tidak dapat menjangkau harga rumah pada tingkat harga mediannya, tapi pekerja dapat menjangkau tempat tinggal secara kredit baik dari pendapatannya maupun dari sisa pendapatn mereka. Ketidakterjangkauan pendapatan mereka dalam memiliki tempat tinggal, salah satunya disebabkan karena pengeluaran transportasi dan harga rumah yang tinggi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).KAJIAN INDEKS KETERJANGKAUAN TEMPAT TINGGAL PEKERJA INDUSTRI TEKSTIL DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.KAJIAN INDEKS KETERJANGKAUAN TEMPAT TINGGAL PEKERJA INDUSTRI TEKSTIL DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text
MLA Style
.KAJIAN INDEKS KETERJANGKAUAN TEMPAT TINGGAL PEKERJA INDUSTRI TEKSTIL DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.KAJIAN INDEKS KETERJANGKAUAN TEMPAT TINGGAL PEKERJA INDUSTRI TEKSTIL DI KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN SUBANG ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text