// <![CDATA[PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK YANG DIBERIKAN OLEH PENGELOLA PARIWISATA KABUPATEN PANGANDARAN]]> Akhmad Setiobudi, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 NURUL AINI/24-2014-009 Penulis
Potensi besar akan sektor pariwisata yang dimiliki oleh Kabupaten Pangandaran harus dikelola dengan baik, dibutuhkan pengelolaan yang tepat sehingga mampu menarik minat wisatawan.. Kualitas pelayanan yang bersaing di Kabupaten Pangandaran dapat meningkatkan kepuasan pengunjung. Karena dengan kepuasan yang tinggi, jumlah pengunjung akan cenderung bertambah, selain itu kualitas pelayanan sangat bergantung dengan persepsi dari penerima layanan yang disini merupakan wisatawan. Kualitas pelayanan merupakan penggerak kepuasan pengunjung. Menurut Parasuraman, Zeithaml dan Berry (1998) yang dikutip dalam (Hardiansyah, 2011) kualitas pelayanan dapat diukur berdasarkan persepsi dari objek yang diteliti dilihat dari 5 dimensi yaitu reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), tangibles (bukti langsung), dan empathy (empati). Kelima dimensi ini akan digunakan untuk menilai kualitas pelayanan publik yang diberikan Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran berdasarkan persepsi dari wisatawan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diketahui bahwa variabel tangible memiliki tingkat kepuasan cukup baik dan variabel responsivitas memilki tingkat kepuasan kurang puas.