// <![CDATA[HUBUNGAN PERUBAHAN GUNA LAHAN PERTANIAN DENGAN PERUBAHAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DI WILAYAH PERI URBAN METROPOLITAN BANDUNG RAYA]]> 0419116601 - Ir. Yanti Budiyantini, M.Dev.Plg. Dosen Pembimbing 1 ANNISA ANANDA SHOLEHAH/24-2014-121 Penulis
Pesatnya pertumbuhan penduduk, menuntut adanya peningkatan kebutuhan masyarakat akan lahan, sehingga konversi lahan pertanian di wilayah peri urban (WPU) tidak dapat dihindarkan. Kecamatan Lembang dan Parongpong merupakan salah satu WPU yang mengalami perubahan penggunaan lahan dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sektor pertanian sehingga menyebabkan akses petani ke pekerjaan nonpertanian mengalami peningkatan, tetapi peningkatan tenaga kerja pada sector nonpertanian tidak diikuti oleh peningkatan pendapatannya, maka perlu dilakukan identifikasi hubungan perubahan guna lahan pertanian dengan perubahan kondisi social dan kondisi ekonomi di tipologi WPU Metropolitan Bandung Raya. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi hubungan perubahan guna lahan pertanian dengan perubahan kondisi sosial dan kondisi ekonomi di tipologi WPU Metropolitan Bandung Raya dengan melihat perubahan guna lahan pertanian, perubahan kondisi sosial dan perubahan kondisi ekonomi pada kurun waktu tahun 2010 dan 2015. Besar perubahan dari variabel guna lahan didapatkan dengan analisis spasial menggunakan GIS dan variabel kondisi sosial dan kondisi ekonomi didapatkan menggunakan analisis deskriptif komparatif, selanjutnya dari hasil tersebut dilakukan uji korelasi menggunakan uji korelasi pearson. Berdasarkan hasil uji korelasi pearson teridentifikasi adanya hubungan yang signifikan positif antara perubahan guna lahan pertanian dengan perubahan jumlah penduduk, perubahan kepadatan penduduk, perubahan migrasi netto, perubahan mata pencaharian sektor primer, sekunder dan tersier serta perubahan PDRB perkapita dengan kekuatan korelasi tinggi pada tipologi dominan kota dan potensi kota dan korelasi sedang pada tipologi semi kota.