// <![CDATA[KAJIAN KEMAMPUAN MASYARAKAT DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK TETAP BERTAHAN TINGGAL BERDASARKAN COST DAN BENEFIT DI KAWASAN BENCANA BANJIR DESA DAYEUHKOLOT]]> 0421128201 - Iredo Bettie Puspita, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 VIDYA PUTRI GANTINA FATIMAH/24-2014-117 Penulis
Risiko bencana didefinisikan sebagai timbulnya kerugian akibat interaksi ancaman/bahaya serta kondisi rentan yang apabila dibiarkan terus menerus dapat menimbulkan kerugian yang lebih kompleks. Melihat kondisi tersebut perlu upaya pengurangan risiko untuk memperkecil risiko yang diterima salah satunya dapat dilakukan dengan membuat masyarakat semakin kuat bertahan dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan masyarakat dalam mengantisipasi bencana berdasarkan aspek ekonomi dalam kaitannya dengan pengambilan keputusan masyarakat untuk tetap bertahan tinggal berdasarkan cost dan benefit di kawasan bencana banjir Desa Dayeuhkolot. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Willingness To Pay (WTP) dengan hasil akhir berupa cost dan benefit untuk melihat pengambilan keputusan setiap responden tetap tinggal di Desa Dayeuhkolot berdasarkan aspek ekonomi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki hasil perbandingan nilai dibawah 1, hal tersebut menunjukkan bahwa aspek ekonomi bukan alas an signifikan bagi masyarakat Desa Dayeuhkolot untuk tetap bertahan tinggal. Hasil penelitian ini sekaligus memperkuat hasil temuan penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya di Desa Dayeuhkolot, bahwa faktor social network dan factor keterikatan dengan lokasi yang sudah ditempati selama turun-temurun juga bukan alasan bagi keputusan masyarakat untuk tetap tinggal di Desa Dayeuhkolot. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kemungkinan penyebab pertimbangan lain masyarakat bertahan tinggal di lokasi banjir Desa Dayeuhkolot yang perlu diteliti lebih lanjut.