Detail Cantuman

PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT KOTA BOGOR TERHADAP ANGKUTAN KOTA MODERN SEBAGAI PROGRAM KONVERSI ANGKUTAN KOTA KONVENSIONAL

PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT KOTA BOGOR TERHADAP ANGKUTAN KOTA MODERN SEBAGAI PROGRAM KONVERSI ANGKUTAN KOTA KONVENSIONAL


Pertumbuhan penduduk dan tingginya pergerakan di Kota Bogor seiring dengan jumlah angkutan kota yang terus meningkat. Pada tahun 2016 jumlah angkutan kota di Kota Bogor mencapai 3.412 unit. Kondisi tersebut tidak seimbang dengan demand masyarakat terhadap angkutan kota. Oleh karena itu, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mendorong penggunaan angkutan umum. Salah satu bentuk solusi yang dikeluarkan oleh pemerintah Kota Bogor adalah dengan melakukan kebijakan konversi angkutan kota konvensional menjadi angkutan kota modern dengan perbandingan 3:2.
Adapun dengan adanya angkutan kota modern dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan tidak dapat menjadi solusi atas permasalahan transportasi di Kota Bogor apabila tidak dimanfaatkan dan digunakan secara optimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui persepsi dan preferensi masyarakat Kota Bogor terhadap angkutan kota modern sebagai program konversi angkutan kota konvensional. Atribut-atribut pelayanan transportasi yang digunakan untuk mengetahui persepsi, preferensi serta kesediaan masyarakat untuk beralih yaitu faktor kenyamanan, kondisi fisik kendaraan, keamanan, keandalan tarif, dan keteraturan.
Berdasarkan analisis yang dilakukan persepsi responden terhadap atribut pelayanan angkutan kota modern para responden menyatakan baik seperti kepuasan responden terhadap faktor kenyamanan: kebersihan, kapasitas kendaraan, dan kondisi tempat duduk. Adapun terdapat atribut pelayanan yang harus ditingkatkan seperti kemudahan memperoleh kendaraan. Adapun respons baik dari masyarakat ditunjukkan dengan respon masyarakat yang bersedia untuk beralih menggunakan angkutan kota modern.
Pengoperasian angkutan kota modern belum dapat mendorong pengguna moda utama non angkot untuk beralih secara maksimal. Pengguna moda utama mobil menilai terdapat beberapa atribut pelayanan angkutan kota modern yang belum memiliki kualitas layanan yang baik seperti: waktu tunggu, frekuensi layanan kendaraan, dan headway. Atribut pelayanan angkutan kota modern yang memiliki kualitas layanan sangat baik bagi pengguna moda utama mobil seperti: kondisi tempat duduk, fasilitas pendukung, dan jangkauan pelayanan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang EVITA DANISWARA MULYATNA/24-2015-092 - Personal Name
0427027601 - Sony Herdiana S.T, M.RegDev. - Personal Name
No. Panggil 769PL/19
Subyek Konversi, Angkutan kota konvensional
Angkutan kota modern,
Atribut Pelayanan Transportasi.
Persepsi, Preferensi, dan peralihan moda
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2019
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2019).PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT KOTA BOGOR TERHADAP ANGKUTAN KOTA MODERN SEBAGAI PROGRAM KONVERSI ANGKUTAN KOTA KONVENSIONAL().Teknik Planologi:FTSP

.PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT KOTA BOGOR TERHADAP ANGKUTAN KOTA MODERN SEBAGAI PROGRAM KONVERSI ANGKUTAN KOTA KONVENSIONAL().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text

.PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT KOTA BOGOR TERHADAP ANGKUTAN KOTA MODERN SEBAGAI PROGRAM KONVERSI ANGKUTAN KOTA KONVENSIONAL().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text

.PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT KOTA BOGOR TERHADAP ANGKUTAN KOTA MODERN SEBAGAI PROGRAM KONVERSI ANGKUTAN KOTA KONVENSIONAL().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id