// <![CDATA[IDENTIFIKASI TINGKAT KENYAMANAN JALUR HIJAU BERDASARKAN PERATURAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KAWASAN KOMERSIAL & KAWASAN PENDIDIKAN (Kawasan Studi :]]> 0402097601 - Enni Lindia Mayona ST., MT Dosen Pembimbing 1 PINKY WINDA OCTAVIANTY PURSYANI/24-2014-063 Penulis
Jalur hijau merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang berpengaruh terhadap peningkatan kualitas lingkungan perkotaan. Jalur hijau penelitian ini berada pada Jalan R.E. Martadinata sebagai kawasan komersial dan Jalan Dipatiukur sebagai kawasan pendidikan. Keberadaan jalur hijau sangat dibutuhkan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktivitas di dalam kawasan. Kenyamanan yang akan diteliti adalah kenyamanan lingkungan berupa aspek kesejukan, keteduhan dan peredam kebisingan kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi arahan dalam penyediaan tanaman pada jalur hijau di kawasan komersial dan kawasan pendidikan. Pencapaian tujuan tersebut didapatkan dengan melibatkan masyarakat sebagai pengguna jalan serta orang yang merasakan secara langsung kenyamanan lingkungan yang dihasilkan dari adanya jalur hijau di setiap zona kawasan. Metode yang digunakan adalah metode survey. Perbedaan prioritas kenyamanan pada kawasan penelitian menjadi titik fokus dalam meningkatkan kenyamanan kawasan, seperti pada kawasan komersial kenyamanan yang diprioritaskan dalam aspek keteduhan sedangkan kawasan pendidikan kenyamanan yang diprioritaskan dalam aspek peredam kebisingan. Prioritas tersebut akan menghasilkan hasil yang baik dengan cara penyediaan tanaman berupa penambahan tanaman pada setiap zona dengan mengacu pada peraturan yang berhubungan dengan kenyamanan jaur hijau. Hasil dari penambahan tanaman tersebut membawa perubahan yang sangat signifikan dan kenyamanan pun meningkat. Pada penambahan tanaman di kawasan komersial semua zona berubah dari kondisi yang tidak nyaman menjadi nyaman untuk ketiga aspek kenyamanan, namun pada kawasan pendidikan tidak semua zona mengalami perubahan kondisi nyaman. Kondisi tersebut terjadi karena tanaman yang ada pada zona tersebut tidak mencukupi untuk meredam kebisingan yang ada.