// <![CDATA[PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI DI PROVINSI JAWA BARAT]]> 0419116601 - Ir. Yanti Budiyantini, M.Dev.Plg. Dosen Pembimbing 1 UTAMI CANDRA DEWI/24-2015-071 Penulis
Perubahan iklim yang terjadi di Jawa Barat dalam dua dekade terakhir ditandai dengan bergesernya awal dan akhir musim kering, perubahan curah hujan serta naiknya temperatur rata-rata harian di Jawa Barat berdampak terhadap sector pertanian. Potensi sektor pertanian di Jawa Barat yang sangat besar tidak sebanding dengan kesejahteraan petaninya yang rendah. Hal ini terlihat dari persentase jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Barat tahun 2017 sebanyak 32,41% bekerja di sektor pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh perubahan iklim terhadap tingkat kesejahteraan petani di Provinsi Jawa Barat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Variabel yang digunakan terdiri dari perubahan suhu, curah hujan, produksi dan produktivitas pertanian tanaman pangan, dan NTPProduksi tanaman pangan per Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) tanaman pangan. Metode yang digunakan yaitu metode regresi linier berganda dan regresi linier sederhana. Hasil analisis menyatakan bahwa perubahan iklim secara tidak langsung mempengaruhi tingkat kesejahteraan petani di wilayah Jawa Barat bagian selatan, sebab kenaikan suhu dan curah hujan berpengaruh terhadap produksi tanaman pangan. Dimana produksi tanaman pangan tersebut berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan petani tanaman pangan di Provinsi Jawa Barat bagian selatan. Sedangkan di wilayah Jawa Barat bagian utara, perubahan iklim hanya berpengaruh terhadap produksi tanaman pangan. Sebaliknya, di wilayah Jawa Barat bagian tengah, perubahan iklim tidak berpengaruh terhadap produksi tanaman pangan maupun terhadap tingkat kesejahteraan petani tanaman pangan.