// <![CDATA[KEPUTUSAN PILIHAN BERKUNJUNG WISATAWAN DAN KESESUAIAN ANTARA EKSPEKTASI WISATAWAN DENGAN KONDISI EKSISTING BERDASARKAN FAKTOR DESTINATION BRANDING PARIWISATA DI KABUPATEN BANYUWANGI]]> 0401097201 - Ira Irawati S.T, M.T. Dosen Pembimbing 1 MOH. GULSA MANDIRA/24-2014-120 Penulis
Kabupaten Banyuwangi menggunakan destination branding pariwisata sebagai strategi pemasaran pariwisata daerah. Dimana hal tersebut terkadang tidak dan/ atau sesuai dengan ekspektasi wisatawan sebelum berkunjung. Belum ada kajian mengenai keputusan pilihan berkunjung wisatawan dan kesesuaian antara ekspektasi wisatawan dengan kondisi eksisting berdasarkan faktor destination branding pariwisata ke Kabupaten Banyuwangi, maka rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana keputusan pilihan berkunjung wisatawan dan kesesuaian antara ekspektasi wisatawan dengan kondisi eksisting berdasarkan faktor destination branding pariwisata di Kab. Banyuwangi? Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi keputusan pilihan berkunjung wisatawan dan kesesuaian antara ekspektasi wisatawan dengan kondisi eksisting berdasarkan faktor destination branding pariwisata di Kabupaten Banyuwangi. Melihat frekuensi terbanyak hasil kuesioner wisatawan Kab. Banyuwangi yang pernah mengunjungi Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Teluk Hijau/ Green Bay, dan Desa Wisata Osing Kemiren. Kepentingan brand strategy, jumlah keputusan pilihan berkunjung dan kesesuaian antara ekspektasi dengna kondisi eksisting pariwisata Kabupaten Banyuwangi diketahui, analisis Diagram Kartesius dilakukan dengan 4 (empat) kuadran untuk mengetahui serta posisi keputusan pilihan berkunjung berdasarkan faktor destination branding. Berdasarkan analisis dengan kartesius, diperoleh posisi keputusan pilihan berkunjung berdasarkan faktor destination branding pariwisata ke Kabupaten Banyuwangi tergolong tinggi dan dapat menjadi pertimbangan dalam perencanaan pengembangan pariwisata pada pilar infrastructure & connectivity dan social capital, karena keputusan pilihan berkunjung tinggi dan jumlah keputusan pilihan berkunjung yang sesuai antara ekspektasi dengan kondisi eksisting bagi wisatawan tinggi.