// <![CDATA[HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DENGAN KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN CILEMBANG KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA]]> RISPI APRIANTO / 242015044 Penulis
Permukiman merupakan kebutuhan manusia dan bagian dari suatu kota, Karena itu suatu kota harus menyediakan permukiman yang layak. Permasalahan kota diantaranya adalah jumlah rumah tidak sebanding dengan jumlah penduduk, sehingga timbulah kawasan kumuh. Dua aspek adanya kawasan kumuh yaitu sosial ekonomi masyarakat dan lingkungan kumuh. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan kondisi lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan kondisi lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Untuk melihat hubungan yaitu transformasi data, uji normalitas, uji hubungan. Berdasarkan hasil analisis terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara pendapatan dengan bangunan nilai Pearson Correlation 0,620 dan nilai sig 0,006. Terdapat hubungan yang rendah dan tidak signifikan antara pendapatan dengan jalan dengan nilai Pearson Correlation 0,225 dan nilai sig 0,076. Tidak ada hubungan antara status lahan dengPermukiman merupakan kebutuhan manusia dan bagian dari suatu kota, Karena itu suatu kota harus menyediakan permukiman yang layak. Permasalahan kota diantaranya adalah jumlah rumah tidak sebanding dengan jumlah penduduk, sehingga timbulah kawasan kumuh. Dua aspek adanya kawasan kumuh yaitu social ekonomi masyarakat dan lingkungan kumuh. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan kondisi lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan kondisi lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Untuk melihat hubungan yaitu transformasi data, uji normalitas, uji hubungan. Berdasarkan hasil analisis terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara pendapatan dengan bangunan nilai Pearson Correlation 0,620 dan nilai sig 0,006. Terdapat hubungan yang rendah dan tidak signifikan antara pendapatan dengan jalan dengan nilai Pearson Correlation 0,225 dan nilai sig 0,076. Tidak ada hubungan antara status lahan dengan bangunan dengan nilai Pearson Chi-Square 0,383.an bangunan dengan nilai Pearson Chi-Square 0,383.