HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DENGAN KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN CILEMBANG KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA
Permukiman merupakan kebutuhan manusia dan bagian dari suatu kota, Karena
itu suatu kota harus menyediakan permukiman yang layak. Permasalahan kota
diantaranya adalah jumlah rumah tidak sebanding dengan jumlah penduduk,
sehingga timbulah kawasan kumuh. Dua aspek adanya kawasan kumuh yaitu sosial
ekonomi masyarakat dan lingkungan kumuh. Rumusan masalah penelitian ini
adalah bagaimana hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan kondisi
lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung,
Kota Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan kondisi
sosial ekonomi masyarakat dengan kondisi lingkungan permukiman kumuh di
Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Untuk melihat
hubungan yaitu transformasi data, uji normalitas, uji hubungan. Berdasarkan hasil
analisis terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara pendapatan dengan
bangunan nilai Pearson Correlation 0,620 dan nilai sig 0,006. Terdapat hubungan
yang rendah dan tidak signifikan antara pendapatan dengan jalan dengan nilai
Pearson Correlation 0,225 dan nilai sig 0,076. Tidak ada hubungan antara status
lahan dengPermukiman merupakan kebutuhan manusia dan bagian dari suatu kota, Karena itu suatu kota harus menyediakan permukiman yang layak. Permasalahan kota diantaranya adalah jumlah rumah tidak sebanding dengan jumlah penduduk, sehingga timbulah kawasan kumuh. Dua aspek adanya kawasan kumuh yaitu social ekonomi masyarakat dan lingkungan kumuh. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan kondisi lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan kondisi lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Untuk melihat hubungan yaitu transformasi data, uji normalitas, uji hubungan. Berdasarkan hasil analisis terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara pendapatan dengan bangunan nilai Pearson Correlation 0,620 dan nilai sig 0,006. Terdapat hubungan yang rendah dan tidak signifikan antara pendapatan dengan jalan dengan nilai Pearson Correlation 0,225 dan nilai sig 0,076. Tidak ada hubungan antara status lahan dengan bangunan dengan nilai Pearson Chi-Square 0,383.an bangunan dengan nilai Pearson Chi-Square 0,383.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DENGAN KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN CILEMBANG KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DENGAN KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN CILEMBANG KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text
MLA Style
.HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DENGAN KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN CILEMBANG KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DENGAN KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN CILEMBANG KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA ().Teknik Planologi:FTSP,2019.Text