// <![CDATA[PENGARUH MUSIM PADA KONSENTRASI TEMBAGA (Cu) DI AIR WADUK SAGULING]]> 0403097502 - Dr. Eka Wardani S.T,.M.T Dosen Pembimbing 1 0426039201 - Fatimah Dinan Qonitan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Masrawani / 252014044 Penulis
Waduk Saguling merupakan salah satu waduk kaskade di Provinsi Jawa Barat yang peruntukannya sebagai reservoir pembangkit energi listrik. Kualitas air Waduk ini telah mengalami penurunan dan bahkan terpantau beberapa logam berat yang terkandung di dalam air Waduk Saguling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsentrasi logam berat Cu di air Waduk Saguling pada dua musim yang berbeda, serta mengetahui konsentrasi logam berat Cu pada ikan nila. Penelitian ini menggunakan data sekunder kualitas air selama 10 tahun terakhir (2008-2017) dan data primer bulan Agustus 2018 mewakili musim kemarau, dengan tiga kedalaman, yaitu kedalaman 0,2 meter, tengah, dan dekat dasar. Parameter yang dianalisis, meliputi logam Cu, oksigen terlarut, kekeruhan, kesadahan, pH, TDS, temperatur, dan ikan nila. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan regresi liniear berganda. Berdasarkan hasil penelitian konsentrasi Cu mulai tahun 2008-2017 cenderung mengalami penurunan, dengan konsentrasi di setiap stasiun untuk musim hujan masih memenuhi baku mutu dan musim kemarau sudah melebihi baku mutu PP 82 Tahun 2001 kelas II sebesar 0,02 mg/L. Parameter yang berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi Cu di air Waduk Saguling adalah DO. Kandungan logam berat Cu pada ikan nila masih berada di bawah nilai batas maksimum yang diperbolehkan berdasarkan SK Dirjen POM No D37/25/B/SKVII/1989 sebesar 20.