// <![CDATA[DESAIN INTERIOR KANTOR KOMPAS GRAMEDIA GROUP OF MAGAZINE DI JAKARTA]]> Elky Andika / 312010055 Dosen Pembimbing 1 Drs. Adang Supria Isma Iskandar, M.Ds.
Sebagai perusahaan yang bernaung di dalam dunia informasi dan hiburan, Kompas Gramedia Group dituntut untuk menampilkan citra baik perusahaan. Tidak terkecuali Kompas Gramedia Group of Magazine yang menaungi bagian percetakan majalah yang diterbitkan oleh Kompas Gramedia Group. Kompas Gramedia Group of Magazine dituntut untuk memiliki kantor yang dapat menjaga citra baik perusahaan yang menaunginya dan juga mengoptimalkan sistem kerja pegawai sehingga dapat bekerja secara efektif dan efisien. Kondisi dari ruang kantor dapat mencerminkan karakteristik dari kegiatan penggunanya dan juga mengarahkan perilaku sosial dalam interaksi di dalam ruangannya karena desain interior berperan secara langsung dalam membangun citra perusahaan dan juga mempengaruhi suasana batin penggunanya itu sendiri. Kompas Gramedia Group of Magazine merupakan media cetak yang telah banyak dikenal oleh seluruh kalangan. Media cetak adalah salah satu bukti bahwa orang-orang yang bekerja dibaliknya merupakan orang dengan pikiran terbuka yang dapat menciptakan gaya hidup melalui media cetak itu sendiri. Dalam rangka menampilkan citra perusahaan yang lebih representatif, ruang kerja yang lebih kondusif dan modern, maka diperlukan perencanaan desain interior kantor Kompas Gramedia Group of Magazine guna menciptakan media cetak yang dapat menghasilkan informasi dengan baik melalui pengadaan sarana kerja dan aktivitas lainnya sehingga akan terbentuk komunitas kerja yang profesional. Tujuan perencanaan ini adalah untuk merencanakan interior kantor Kompas Gramedia Group of Magazine yang dapat menghasilkan atmosfer kerja yang tetap menghadirkan aspek yang teraga maupun yang tidak teraga. Kuncinya dengan menonjolkan citra Kompas Gramedia Group secara keseluruhan atau juga pada majalahnya masing-masing melalui interiornya. Dari latar belakang tersebut kemudian munculah metoda perencanaan yang meliputi pengumpulan data melalui survey,wawancara, maupun analisis yang kemudian sampai pada keputusan akhir dalam mendesain. Perencanaan ini melingkupi interpretasi proyek yaitu data-data yang berkaitan dengan proyek, analisa arsitektural terhadap judul perencanaan, lalu pedoman desain yang berisi konsep dalam mendesain diantaranya pendekatan tema dan gaya, konsep pencahayaan, penghawaan, dan keamanan.